SEMARANG, beritajateng.tv – Nama Fatimah Azzahra menjadi sorotan publik setelah cuplikan perdebatan mengenai Program Makan Bergizi Gratis (MBG) viral di media sosial.
Wakil Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) 2026 itu mendapat banyak pujian karena ternilai menyampaikan argumen secara lugas, terstruktur, dan mampu mewakili keresahan sebagian masyarakat.
Dalam diskusi tersebut, Fatimah menilai masih ada persoalan yang lebih mendesak untuk pemerintah benahi daripada pelaksanaan program MBG. Ia menyoroti akses pendidikan dan infrastruktur dasar yang hingga kini masih menjadi kendala bagi banyak anak di daerah.
“Saya rasa tadi sudah bahkan disebutkan ya, bahwa ada sesuatu yang lebih genting sebetulnya dari mengisi perut lapar. Yaitu bagaimana anak-anak di daerah yang akses pada sekolahnya itu masih terhambat,” ujar Fatimah.
BACA JUGA: Viral! Begini Kisah Ayu Nabila yang Jadi Operator Mesin Pemotong Rumput di New Zealand
Menurutnya, masih banyak siswa yang harus menghadapi berbagai hambatan untuk mencapai sekolah, mulai dari kondisi jalan yang sulit hingga fasilitas yang belum memadai.
“Sebelum kita memberikan yang tambahan-tambahannya, additionalnya yaitu dari bentuk MBG ini makan bergizi gratis, apa yang wajib-wajib dan standarnya perlu dipenuhi dulu,” lanjutnya.
Profil Fatimah Azzahra
Berdasarkan informasi di akun LinkedIn miliknya, Fatimah Azzahra merupakan mahasiswa Program Sarjana Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) angkatan 2023.
Selain menjabat sebagai Wakil Ketua BEM UI 2026, ia juga aktif di berbagai organisasi kemahasiswaan. Pada 2025, Fatimah mendapat amanah menjadi Head of 2nd Commission Dewan Perwakilan Mahasiswa Universitas Indonesia (DPM UI).
Dalam perannya tersebut, ia terlibat dalam penyusunan mekanisme fit and proper test. Juga pembentukan panitia khusus rancangan peraturan, hingga mendorong praktik demokrasi yang sehat di lingkungan kampus.
Fatimah juga pernah menjadi orator dalam kegiatan “Independence of the Medical Profession” yang Dewan Guru Besar FKUI bersama BEM FKUI gelar pada 2025.





