BLORA, beritajateng.tv – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Blora telah berhasil menjalankan 12 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang sudah aktif, memberikan layanan kepada hampir 36.000 penerima manfaat.
Selain berdampak positif bagi siswa, ibu hamil dan ibu menyusui, program ini juga meningkatkan kesejahteraan relawan yang terlibat.
Widyowati, salah satu relawan yang direkrut di SPPG Ngawen 1 sebagai juru masak, mengungkapkan kebahagiaannya. Sebelumnya, ia hanya seorang ibu rumah tangga tanpa penghasilan tetap.
“Sebelum menjadi relawan, ekonomi keluarga kami pas-pasan. Untuk membiayai sekolah anak, saya harus bekerja sebagai buruh,” ceritanya. Kini, dengan menjadi relawan di program MBG, ia bisa membantu ekonomi keluarganya.
Widyowati berharap program yang diprakarsai oleh Presiden Prabowo ini dapat terus berjalan untuk membantu keluarga-keluarga seperti dirinya. “Program ini sangat membantu, dan saya berharap dapat terus berlanjut,” ujarnya.
Selain memberikan manfaat bagi pelajar, ibu hamil, dan ibu menyusui, program MBG juga membantu meningkatkan ekonomi warga sekitar SPPG.
Setiap SPPG dapat merekrut minimal 47 relawan, dan di Blora targetnya 50 SPPG. Jika semua SPPG aktif, program ini berpotensi mengurangi angka pengangguran sebanyak 2.350 orang.
Dengan inisiatif ini, tidak hanya kesehatan masyarakat yang terjaga, tetapi juga perekonomian keluarga yang semakin membaik.
BACA JUGA: Kodim 0721 Blora Tinjau Dapur MBG, Pastikan Ribuan Makanan Bergizi Tersalurkan ke Pelajar
Program MBG menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi antara pemerintah, mitra dan masyarakat dapat menghasilkan manfaat yang luas dan berkelanjutan. (*)
Editor: Farah Nazila





