DEMAK, beritajateng.tv – Ribuan orang yang tergabung dalam Forum Sayung Menggugat, Jumat 18 Agustus 2023 menggelar istiqhosah bersama di tepi jalan menuju akses Tol Semarang-Demak, Desa Sidogemah, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak.
Aksi Forum Sayung Menggugat tersebut sebagai bentuk protes warga pesisir pantai utara Demak yang selama ini terdampak air pasang atau rob.
Forum Sayung Menggugat menganggap pemerintah pusat, provinsi maupun kabupaten tidak serius dalam mengatasi permasalahan yang sudah 10 tahun mereka rasakan setiap harinya.
Ketua Forum Sayung Menggugat Fadchurrohman mengatakan, warga Sayung Utara beserta elemen masyarakat Demak pada umumnya ingin mengungkapkan kegelisahan dan kekhawatiran yang mereka alami kepada Presiden Joko Widodo.
Menurutnya, sebelum tahun 2023 Pemerintah Kabupaten Demak dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sudah mengupayakan penanganan banjir rob.
“Namun karena keterbatasan anggaran, usaha pemerintah, baik pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten Demak itu belum bisa mengatasi persoalan secara komperehensif.
Ia menambahkan, pemerintah pusat sudah membuat kebijakan dengan membuat jalan tol laut yang harapannya bisa
mengatasi permasalahan tersebut.
“Namun adanya pembangunan jalan tol laut justru membuat kondisi rob yang lebih parah. Terutama bagi wilayah yang tidak terlintasi proyek jalan tol tersebut,” tegas Fadchurrohman.
BACA JUGA: Banjir Rob Pantura Tak Pernah Usai, Sekda Jateng Ungkap Faktor Penyebab Ini
Massa aksi damai yang sebagian besar kaum hawa tersebut tak hanya melakukan doa istiqhosah. Forum Sayung Menggugat juga mengirimkan surat terbuka kepada Presiden Jokowi yang rencananya akan dikirim langsung oleh perwakilan massa.
” Melalu mimbar bebas ini kami bekirim surat kepada Bapak Presiden Joko Widodo yang baik hati. Menjadi idola kaum kecil yang termarjinalkan. Sekiranya jeritan hati kami didengar dan sesegera mungkin melakukan langkah-langkah kebijakan untuk membuat program penanggulangan bencana air rob ini,” katanya. (*)
Editor: Ricky Fitriyanto





