Olahraga

PSIS Semarang Punya Utang Hingga Rp45 Miliar, Yoyok Sukawi Siap Jual Saham Mayoritas

×

PSIS Semarang Punya Utang Hingga Rp45 Miliar, Yoyok Sukawi Siap Jual Saham Mayoritas

Sebarkan artikel ini
Utang PSIS | Yoyok Sukawi Shin Tae-yong
Calon Wali Kota Semarang nomor urut 2, Yoyok Sukawi, saat dijumpai di Toko Oen, Kota Semarang, Rabu, 13 November 2024 sore. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – PSIS Semarang menghadapi tantangan besar terkait kondisi finansialnya. CEO PSIS, Yoyok Sukawi, menyebut bahwa utang klub saat ini mencapai Rp45 miliar, hasil dari akumulasi biaya operasional sejak 2021 hingga 2024.

Isu ini memicu kekhawatiran atas stabilitas klub, namun manajemen telah menyusun langkah strategis untuk mengatasinya.

Menurut Yoyok, sebagian besar utang PSIS tersebut, sebesar Rp23 miliar, telah keluarganya talangi. Sisanya yang menanggung ialah pemegang saham lain dan pihak eksternal.

BACA JUGA: Jelang Laga Derbi Jateng, Gilbert Agius Ingin PSIS Semarang Tekuk Persis Solo: Jauhi Zona Degradasi

“Tanggungan ini muncul karena operasional klub yang terus berjalan selama tiga tahun terakhir,” ujar Yoyok Sukawi usai Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) di Semarang, Jumat, 17 Januari 2025 lalu.

Strategi utama yang akan diterapkan melibatkan penawaran saham. Sesuai aturan, saham terlebih dahulu akan ditawarkan kepada pemegang saham lama selama 14 hari.

“Jika tidak ada yang berminat, saham ini akan kami tawarkan kepada investor baru untuk melunasi utang tersebut,” jelasnya.

Yoyok siap lepas saham mayoritas di PSIS Semarang

Pemegang saham yang bersedia menambah modal akan mendapat kepemilikan sebesar 43 persen di PSIS.

“Jika ada pemegang saham yang membeli seluruh saham ini, dia otomatis akan menjadi pemegang saham mayoritas,” tuturnya.

Langkah ini, menurut Yoyok, menjadi momentum penting untuk memperbaiki kondisi finansial klub.

“Kami ingin menjadikan PSIS sebagai klub yang mandiri secara finansial dan tidak lagi bergantung pada bantuan pribadi atau pemegang saham tertentu,” tegasnya.

BACA JUGA: Pinjam Berbayar, PSIS Semarang Datangkan Faqih Maulana dari Persis Solo: Perkuat Posisi Bek Kiri

Selain itu, laporan keuangan PSIS akan masuk proses audit oleh auditor independen sebelum RUPS lanjutan pada Februari mendatang. Setelah audit selesai, barulah menetapkan keputusan konkret mengenai saham dan pelunasan utang.

Dalam RUPS tersebut, ada juga beberapa keputusan lain, seperti penunjukan Hinca Panjaitan sebagai Komisaris Independen untuk memperkuat bidang hukum PT Mahesa Jenar Semarang.