Jateng

Puting Beliung Karanganyar Terjang Pasar, Satu Bocah Luka

×

Puting Beliung Karanganyar Terjang Pasar, Satu Bocah Luka

Sebarkan artikel ini
angin puting beliung
Ilustrasi angin puting beliung. (Pexels/Pixabay)

KARANGANYAR, beritajateng.tv – Puting Beliung Karanganyar menimbulkan kepanikan luas setelah angin kencang menyapu Kecamatan Karangpandan, Rabu sore. Peristiwa tersebut merusak bangunan, fasilitas pasar, serta melukai seorang bocah. Warga merasakan situasi mencekam saat angin berputar datang mendadak.

Bencana alam itu muncul sekitar pukul 16.45 WIB. Hembusan angin kuat menyapu permukiman dan area publik. Empat desa mengalami dampak terparah, meliputi Karangpandan, Ngemplak, Ndoplang, serta Gerdu.

Aktivitas warga sempat padat menjelang sore. Kondisi tersebut membuat kepanikan cepat menyebar. Banyak orang berlarian menyelamatkan diri saat angin mulai berputar.

Kawasan Pasar Karangpandan mencatat kerusakan paling parah. Angin puyuh merobohkan tembok ruko lama. Sejumlah lapak pedagang porak-poranda dalam hitungan detik.

BACA JUGA: Bencana Alam Ancam Jateng Selama Musim Hujan, BMKG: Potensi Banjir di Pegunungan Hingga Angin Kencang

Sarjoko, pedagang kelontong pasar setempat, menggambarkan suasana mengerikan. “Angin datang tiba-tiba saat pasar ramai,” ujar Sarjoko. “Teriakan warga langsung terdengar dari berbagai arah,” lanjutnya.

Sarjoko menambahkan, pusaran angin mengangkat barang dagangan. “Gerobak terangkat lalu terguling,” katanya. “Isi dagangan berserakan sampai tengah jalan,” sambung Sarjoko.

Selain ruko, banyak pohon peneduh tumbang. Batang besar menutup akses jalan utama. Kondisi tersebut menghambat mobilitas warga dan kendaraan darurat.

Puting Beliung Karanganyar Lukai Bocah

Peristiwa Puting Beliung Karanganyar juga menimbulkan korban luka. Seorang bocah terkena serpihan kaca saat berada sekitar area pasar. Luka tersebut muncul akibat pecahan kaca rontok.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Karanganyar, Hendro Prayitno, mengonfirmasi kejadian tersebut. “Seorang bocah mengalami luka akibat serpihan kaca,” kata Hendro. “Petugas segera membawa korban menuju puskesmas terdekat,” tambahnya.

Hendro menjelaskan kondisi lapangan cukup menantang. “Pohon tumbang menutup banyak jalur,” ujarnya. “Tim fokus membuka akses agar bantuan lancar,” lanjut Hendro.

Proses penanganan berlangsung hingga malam hari. Tim reaksi cepat BPBD bergerak bersama relawan, TNI, serta Polri. Petugas menyisir lokasi terdampak secara bertahap.