Perjalanan kasus dan kondisi korban
Kasus ini pihak korban laporkan pada Juni 2024, namun laporan sempat tercabut setelah salah satu korban menikah siri dengan pelaku. Tekanan yang keluarga korban rasakan membuat mereka mundur dari proses hukum.
Namun, pada September 2024, bibi korban memutuskan untuk membuka kembali kasus ini dengan dukungan hukum baru, berharap bisa memberikan keadilan bagi kedua keponakannya.
Kedua korban kini hidup dalam situasi yang memprihatinkan setelah ayah mereka meninggal, sementara ibu mereka mengalami gangguan mental. Sayangnya, mereka justru terisolasi akibat stigma dari lingkungan sekitar. (*)





