BLORA, 9/5 (BeritaJateng.tv) – Operasi Ketupat Candi (OKC) 2021 di Blora, Jawa Tengah sudah memasuki hari keempat. Namun masih banyak pelanggar yang tidak memakai helm, masker serta kelengkapan surat lainnya.
Pelanggar banyak di dominasi kaum mileniel dan remaja. Mereka seakan sudah melupakan adanya covid 19. Seperti pada Sabtu (8/5) malam.
Sejumlah remaja kedapatan tidak memakai helm dan masker, dengan alasan klasik lupa. Padahal ketika ditanya tahu bahwa disekolah mereka juga diajari cara pencegahan terhadap covid 19.
“Lupa pak, tadi keburu buru, langsung berangkat. Ini mau kerumah teman, “ungkap Muhammad Ali
Oleh petugas mereka dapat pembinaan dan kena hukuman push up 15 kali. Setelahnya dapat masker. Bagi yang tidak membawa surat dan helm polisi minta untuk membawa helm dan kelengkapan surat sebelum mengambil sepeda motornya.
“Kita utamakan preventif dulu, memberikan pembinaan dan sangsi ringan. Namun jika masih bandel di sangsi sesuai aturan yang berlaku, “ungkap Waka Polres Kompol Rubiyanto Di lokasi.
BACA JUGA: Pemkab Blora Buka Lelang Material Bongkaran Bangunan Gedung BPPKAD, Ini Syarat dan Ketentuannya
Kompol Rubiyanto bilang, bahwa saat ini Polres Blora bersama TNI dan Pemkab terus memperketat penyekatan arus mudik.
Guna mencegah melonjaknya kasus covid 19 di Kabupaten Blora, Jawa Tengah petugas gabungan terua meningkatkan patroli di tempat keramaian, yang menimbulkan kerumunan.
“Kami mengimbau kepada masarakat agar patuhi protokol kesehatan. Memakai masker setiap keluar rumah, mencuci tangan, menghindari kerumunan, menjaga jarak dan mengurangi mobilitas, ” tutupnya. (Her/El)





