SEMARANG, beritajateng.tv – Restoran masakan Padang Pagi Sore tengah viral usai ramainya komentar warganet Malaysia.
Bahkan muncul seruan boikot dari sejumlah wisatawan Malaysia terhadap restoran Pagi Sore, khususnya cabang yang berada di kawasan PIK, Jakarta.
Perbincangan itu mencuat setelah akun Twitter @sicupuh mengunggah cerita terkait polemik tersebut pada 17 Mei 2026.
Dalam unggahan itu disebutkan bahwa sejumlah wisatawan Malaysia merasa kecewa setelah muncul dugaan bahwa rombongan mereka disebut belum membayar makanan di restoran Pagi Sore.
“Rame diskursus turis dari Malaysia pada mau boikot Pagi Sore (terutama di PIK) karena fitnah nggak bayar,” tulis akun tersebut.
BACA JUGA: Jadwal Misa Natal 2025 di Gereja-Gereja Katolik Semarang, Lengkap Ibadah Pagi hingga Malam
Permasalahan ini bermula dari utas yang akun Threads @ainmyunus buat. Dalam ceritanya, ia mengingatkan wisatawan agar selalu menyimpan nota pembayaran saat bepergian.
Ia mengaku makan bersama rombongan di restoran Pagi Sore pada 13 Mei 2026 sekitar pukul 11.00 WIB dengan total transaksi mencapai Rp907.500.
Dua hari setelahnya, tepatnya pada 16 Mei 2026, sopir travel yang mereka gunakan tiba-tiba mempertanyakan bukti pembayaran makan di restoran tersebut.
Pihak restoran disebut hendak memviralkan rombongan wisatawan Malaysia itu karena diduga belum melunasi tagihan makanan.
Karena kejadian sudah berlalu dua hari, rombongan wisatawan tersebut sempat kesulitan mencari nota pembayaran.
Namun mereka akhirnya menunjukkan bukti transaksi pembayaran menggunakan kartu sebagai tanda bahwa pembayaran sudah rombongan tersebut lakukan.
Setelah melakukan pencarian lebih lanjut, nota pembayaran akhirnya berhasil mereka temukan.
Usai bukti pembayaran, pihak manajemen restoran di sebut mengakui adanya miskomunikasi dengan rombongan wisatawan asal Malaysia tersebut.
Meski begitu, polemik telanjur ramai di media sosial hingga akun Instagram @pagisoreid banjir komentar dari warganet Malaysia yang meminta klarifikasi dan permintaan maaf terbuka.
“Mana pernyataan maaf mu? Unggah pernyataannya di sini! Guys Malaysians banyak lagi nasi padang yang enak kamu bisa pergi ke @rindurasaasia @padangmerdeka @simpangraya,” tulis akun @hrzynv.
BACA JUGA: Pacu Penelitian dan Publikasi, FK UNDIP Gelar Workshop Akselerasi Jurnal Terindeks di Scopus
“Hayoloh di serbu netizen Malaysia bjir wkwkwk di mana permintaan Maafmu terhadap customer yang lu rugikan tersebut wahai Pagi Sore,” komentar akun @the_bumblebee11.
“Boikot! No more Malaysian tourist,” ujar akun @orkedbyazurabohari terkait polemik restoran Pagi Sore tersebut. (*)





