BLORA, beritajateng.tv – Sebagai hadiah ulang tahun ke 73. Rumah sakit umum daerah RSUD dr Soetidjono Blora meluncurkan dua layanan kesehatan untuk masyarakat Blora.
Peluncuran secara langsung oleh Bupati Blora H Arief Rohman. Di dampingi wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati di halaman eks Poltekkes Kemenkes Semarang di Blora, Senin (15/5/2023).
Mas Arief sapaan akrab Bupati Blora mengapresiasi langkah inovatif yang RSUD dr Soetidjono Blora di hari ulang tahun ke 73.
“Selamat ulang tahun yang ke 73. RSUD dr Soetidjono Blora. Saya mengapresiasi atas peluncuran inovasi layanan kesehatan terbarunya. Ayo lakukan terus inovasi dan terobosan layanan kesehatan,” ucapnya.
Dengan mengucap Bismillah Bupati Blora menggunting pita. Dan memecahkan kendi sebagai tanda di luncurkannya layanan Pandawa dan home care,
Kemudian Bupati Arief langsung melepaskan balon bertuliskan gebyar HUT ke 73 RSUD dr Soetidjono Blora. Selanjutnya melepas peserta jalan santai.
Direktur RSUD dr Soetidjono Blora Puji Basuki mengatakan layanan Pandawa dan home care ini. Terinspirasi hasil kunjungan study kaji ke Tulungagung, Jawa Timur.
“Pandawa ini adalah layanan ambulance darurat wilayah Blora. Ini terinspirasi dari hasil kunjungan study kaji di Tulungagung di sana ada PSC di rumah sakit. Ini kami implementasikan di Blora”, ungkap Puji Basuki.
Pandawa dan Homcare RSUD dr Soetidjono Blora untuk Kasus Gawat
Pandawa dan homcare ini, kata Basuki, adalah untuk melayani penjemputan kasus yang gawat. Baik di Puskesmas maupun di rumah-rumah. Yang kira-kira tidak bisa mobile di rumah sakit difasilitasi ke rumah sakit.
“Seperti kasus Kolik, kegawatan ataupun kecelakaan dan sebagainya. Selain ada di DKK, kita berinisiatif di rumah sakit ada. Jadi bisa mengcover semuanya”, jelasnya.
Untuk ambulance Pandawa ini menggunakan kendaraan lama. Namun jika ada peningkatan penjemputan akan di tambah lagi armadanya.
“Ada sepeda motor dua untuk home care. Jadi kita fasilitasi pasien yang paska perawatan di rumah sakit. Manakala mau perawatan di rumah, kita fasilitasi home care. Dan ini gratis begitu juga Pandawa gratis tanpa biaya sepeserpun dari pasien”, kata Basuki.
Kepada masyarakat Basuki mengimbau. Saat ini perubahan cuaca di Blora tergolong ekstrim yang bisa menyebabkan penyakit ISPA.
Masyarakat di imbau untuk berhati-hati menghadapi perubahan musim seperti sekarang ini.
“Artinya panas yang lebih dari biasanya ini juga akan mempengaruhi kesehatan, dan tiba-tiba menjadi dingin. Ini akan mempengaruhi imunitas atau daya tahan tubuh, sehingga gampang terserang penyakit seperti ISPA. Nah ini kasus ISPA saat ini masih tinggi. Maka perlu ada semacam peningkatan daya tubuh yang sangat tinggi seperti banyak minum air putih dan sebagainya”, tuturnya.
Tercatat mulai Januari hingga saat ini, Kasus ISPA di RSUD Blora Total ada 60 pasien. Dengan rincian 10 orang pasien rawat inap 50 orang pasien rawat jalan.
Sekedar di ketahui bagi masyarakat yang membutuhkan layanan Pandawa maupun home care. Bisa menghubungi kontak informasi dan pendaftaran pada nomor 081229355700/088980130611. (*)
Editor: Elly Amaliyah





