SEMARANG, beritajateng.tv – Salah satu atlet wushu kebanggaan Kota Semarang, Jeong Jovanka Melinda Yusuf, berhasil menyabet Juara 2 Gunshu Senior Putri dalam Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024.
Kompetisi bergengsi antar atlet wushu se-Indonesia ini diselenggarakan oleh Pengurus Besar Wushu Indonesia (PBWI) di Bogor pada 22-24 Oktober 2023 kemarin. Raihan itu sekaligus memastikan satu tempat untuk Jovanka untuk membela Jawa Tengah (Jateng) di ajang olahraga terbesar se-Indonesia tahun depan.
“Peringkat 1-5 yang mewakili Jawa Tengah di babak kualifikasi ini bakal maju di PON 2024 yang kira-kira antara September sampai November tahun depan,” ujarnya kepada beritajateng.tv, Kamis, 21 Desember 2023.
Jovanka, sapaan akrabnya, menjelaskan, ia menjadi atlet sejak tahun 2009 silam. Kecintaannya pada wushu berawal ketika ia melihat kakaknya sedang menekuni seni bela diri tersebut.
Belum genap setahun menekuni wushu, Jovanka berhasil memenangkan kejuaraan nasional pertamanya di tahun 2010 dengan membawa pulang medali perunggu.
BACA JUGA: Atlet Wushu Indonesia Pecahkan Rekor di Kejuaraan Junior Asia di Cina
“Awalnya emang kakak dulu yang ikut wushu, tapi malah kakak akhirnya nggak lanjut, dan jadi aku yang lanjut sampai sekarang,” kata alumni Soegijapranata Catholic University (SCU) tersebut.
Setelah medali pertamanya, Jovanka banyak membawa pulang berbagai medali kejuaraan. Salah satu yang paling berkesan baginya adalah ketika ia memenangkan Juara 1 Nanquan dan Gunshu di Hongkong International Championship.
Selain itu, kegagalan Jovanka di Pra-PON 2019 juga masih terekam jelas di ingatannya. Saat itu, ia sempat merasa putus asa hingga ingin berhenti menjadi atlet wushu.
Namun, dukungan penuh sang ibunda kembali menguatkan tekad Jovanda dalam menggeluti seni bela diri. Hingga akhirnya, ia kembali menata mimpinya dan berhasil meraih emas di Porprov 2023.
Rampungkan studi tepat waktu di tengah kesibukan latihan jadi atlet wushu
Walau begitu, Jovanka mengaku sempat kesulitan dalam menjalani status sebagai atlet sekaligus seorang mahasiswa. Apalagi, jadwal latihan yang kebanyakan dilaksanakan pada sore hingga malam membuatnya harus ekstra dalam menyelesaikan skripsi.
“Paling berat waktu masa-masa skripsi. Sebenarnya waktu menyelesaikan skripsi bukan masalah besar tapi karena udah fokus latihan di waktu sore, kadang malam udah terlalu capek untuk ngerjain skripsi,” kenangnya.
BACA JUGA: Siswa SMP Negeri 3 Semarang Raih Emas di Asian Junior Wushu Championship
Namun, Jovanka tak cepat putus asa. Ia komitmen pada dirinya sendiri untuk berusaha lebih keras dalam membagi waktu.
Hasilnya, ia bisa menyelesaikan studi S-1 nya tepat waktu. Jovanka resmi menyandang gelar Sarjana Ekonomi pada Sabtu, 16 November 2023 kemarin. (*)
Editor: Mu’ammar Rahma Qadafi





