Lebih lanjut, Iswar menekankan, kesejateraan rakyat menjadi poin dalam visi misinya mulai kebutuhan makan sehat, udara segar, transportasi nyanan, tempat bermain dan berkumpul.
“Visi misi kami sederhana saja. Makan gratis, masyarakat merasakan kesejahteraan,” tambahnya.
Meski ia mendaftar sebagai calon wali kota, Iswar memastikan, tidak akan mengganggu tugasnya sebagai sekda. Ia akan mengundurkan diri sebagai aparatur sipil negara (ASN) jika KPU menetapkan dirinya sebagai calon walikota.
“Keputusan MK terakhir akan berhenti apabila ada penetapan dari KPU. Kalai sudah ditetapkan, sebagai paslon, saya berhenti (sebagai ASN),” tuturnya. (*)
Editor: Elly Amaliyah




