“Jawabannya menyenangkan, ‘Kalau ada nanti diusahakan, kalau betul-betul ada bantuan nanti komputer SDN Kaligawe kami prioritaskan.’ Tapi sampai sekarang belum ada,” ucap Mulyono.
BACA JUGA: Pelaksanaan Ujian Berbasis Komputer, Sejumlah Siswa SD di Semarang Sempat Kesulitan Ikuti OSN-K
Mulyono menambahkan, kejadian pinjam-meminjam laptop telah terjadi sejak dua tahun ke belakang. Yakni, sejak kebijakan ANBK berlangsung.
Namun, kata dia, sekolah tidak bisa terus mengandalkan laptop pribadi milik guru maupun pinjaman sekolah lain. Oleh karena itu, Mulyono berharap, pemerintah, dinas maupun pihak terkait dapat memberikan atensi terhadap fasilitas di SDN Kaligawe.
“Kalau ada bantuan, syukur dari dinas betul-betul terketuk dan ada, sehingga nanti bisa juga untuk kegiatan ekstrakulikuler,” tandasnya. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





