SEMARANG, beritajateng.tv – Selain menu makanannya, Kota Semarang juga terkenal dengan aneka jenis minumannya yang sudah dijajakan sejak puluhan tahun lalu, salah satunya es campur kacang ijo.
Ada satu tempat melegenda di kota lumpia yang menjajakan kuliner, yaitu Es Campur Kacang Ijo Pak Wawi. Terletak di Kampung Lengkong Sop Jalan Layur, Dadapsari, Kecamatan Semarang Utara, warung berusia puluhan tahun itu masih ramai pelanggan lho.
Saat ini, Es Campur Kacang Ijo Pak Wawi dikelola dua wanita yaitu Saudah dan Fitri Apriliana. Saudah yang merupakan generasi ketiga mengklaim warung es miliknya sudah ada jauh sebelum tahun 1960-an. Pasalnya, cikal bakal Es Campur Kacang Ijo Pak Wawi adalah kakek Saudah.
Sedangkan Pak Wawi, ayah Saudah, baru mulai meneruskan pada tahun 1965-an.
“Pak Wawi itu bapak saya, itu sekitar tahun 1965-an. Tapi awalnya dari simbah, jadi jauh sebelum 1960-an karena waktu itu simbah belum menikah,” jelas Saudah saat beritajateng.tv berkunjung, Jumat 22 September 2023.
Awalnya, sambung Fitri, kakek Saudah hanya menjajakan minuman segar itu menggunakan sepeda onthel di sekitar rel kereta api. Namun karena ada penggusuran pedagang kaki lima, kakek Saudah mulai menetap di kios yang mereka tempati hingga saat ini.
“Kalau saya dan Saudah mulai gantiin dari tahun 2018,” ucap Fitri.
150 porsi ludes hanya dalam beberapa jam
Sesuai namanya, menu andalannya adalah es campur kacang ijo. Dalam semangkuk es terdapat isian yang begitu komplet, mulai dari roti dawet, cincau hitam, tape singkong, kolang kaling, sagu panjang, kacang ijo, hingga ketan hitam.
Tak lupa, es serut, santan, susu coklat dan sirup diguyur terakhir di atasnya sebagai pelengkap. Nah yang unik, sirup yang digunakan adalah sirup racikan sendiri.
“Untuk sirup buat sendiri. Jadi dari dulu simbah sama bapak juga buat sendiri. Resep turun temurun hingga sekarang,” kata Fitri.
Seporsi besar es campur kacang ijo Pak Wawi bisa kamu nikmati dengan harga Rp 9 ribu sedangkan porsi kecil Rp 8 ribu. Untuk topping tambahan seperti es campur kacang ijo plus ketan hitam, mereka jual dengan harga Rp 9 – 11 ribu saja.
Dalam sehari, kurang lebih 150 porsi es campur habis terjual. Bahkan tak jarang semua porsi ludes dalam beberapa jam saja.
“Alhamdulillah ini jam setengah 3 sudah habis. Biasanya memang jam segini udah habis, paling maksimal jam 4,” lanjutnya.
BACA JUGA:Segarnya Es Dawet Durian Pak Dono, Kuliner di Semarang yang Berusia 30 Tahun
Es Campur Kacang Ijo Pak Wawi buka setiap hari mulai pukul 11.00 hingga 16.00 WIB. Namun jangan datang terlalu sore jika ingin merasakan segarnya minuman itu di sini.(*)
Editor: Farah Nazila





