Jateng

Sejumlah Dapur MBG di Semarang Berhenti Beroperasi Sementara, Pengolahan Air Limbah Tak Penuhi Standar

×

Sejumlah Dapur MBG di Semarang Berhenti Beroperasi Sementara, Pengolahan Air Limbah Tak Penuhi Standar

Sebarkan artikel ini
SPPG di Semarang
Kasubag Tata Usaha KPPG Semarang, Bagus Anindito, saat ditemui di KPPG Semarang, Selasa, 9 Juni 2026. (Yuni Esa Anugrah/beritajateng.tv)

“Berdasarkan data yang kami terima dari Koordinator Badan Gizi Nasional Jawa Tengah, total ada 386 SPPG yang berhenti beroperasi sementara. Angka tersebut tersebar di hampir semua kabupaten dan kota,” ujar Urip saat beritajateng.tv hubungi melalui sambungan WhatsApp Call, Selasa, 9 Juni 2026.

Tak hanya itu, Urip turut membantah anggapan bahwa penutupan sementara ratusan SPPG tersebut berkaitan dengan persoalan pencairan anggaran.

BACA JUGA: BGN Hentikan Sementara 4.581 SPPG, Wajibkan Perbaikan dan Pembenahan Layanan

“Bukan [karena pencairan dana]. Penutupan sementara ini murni karena fasilitas IPAL mereka memang belum memenuhi standar kelayakan,” tegasnya.

Secara keseluruhan, Urip menjelaskan, jumlah SPPG di Jawa Tengah saat ini mencapai 4.635 unit. Dari jumlah tersebut, mayoritas masih beroperasi normal dan tetap melayani program Makan Bergizi Gratis bagi masyarakat.

“Total SPPG di Jawa Tengah mencapai 4.635 unit. Dari jumlah tersebut, sebanyak 4.060 SPPG sudah beroperasi secara normal,” terangnya. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp