BACA JUGA: Polisi Usut Perusakan 17 Pot di Bundaran Kalibanteng Semarang, Pelaku Masih Buron
Mirisnya lagi, pelaku mengambil STNK mobil korban yang mana merupakan surat-surat penting. Hingga saat ini, R belum berani bercerita kepada orang tuanya jika menjadi korban pemerasan dan pencurian oleh oknum polisi.
“STNK hilang sampai saya ditanya-tanyain orang rumah dan saya cuma bisa bilang lupa nyimpen,” ungkap R.
Atas viralnya kejadian ini, R mengaku tak segan untuk melapor ke Polda Jawa Tengah jika ada korban lain.
“Saya lapor juga kalo ada korban lain yang ikut lapor,” tandasnya. (*)
Editor: Farah Nazila





