Jateng

Seluruh Honorer R1-R5 di Jateng Bakal Diangkat ASN Sebelum 2026, Muhdi: Setidaknya Paruh Waktu

×

Seluruh Honorer R1-R5 di Jateng Bakal Diangkat ASN Sebelum 2026, Muhdi: Setidaknya Paruh Waktu

Sebarkan artikel ini
Honorer ASN Jateng | Anggota DPD RI asal Jawa Tengah, Muhdi
Anggota DPD RI asal Jawa Tengah, Muhdi, saat dijumpai di Balairung UPGRIS, Jumat, 3 Oktober 2025. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Seluruh tenaga honorer di Jateng dipastikan akan diangkat menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) sebelum tahun 2026. Anggota DPD RI asal Jawa Tengah, Muhdi, yang mengungkap kepastian itu, menyebut proses pengangkatan kini dalam tahap penyelesaian di berbagai kabupaten/kota.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan komitmen pemerintah pusat untuk menuntaskan status kepegawaian tenaga honorer sebelum batas waktu sesuai ketetapan dalam Undang-Undang ASN.

“Visi-misi besar presiden ini mesti bisa kita capai. Saya misalkan di Komite I DPD RI, yang paling besar kemarin bagaimana upaya memastikan pegawai honorer bisa diangkat menjadi ASN,” ujar Muhdi saat beritajateng.tv jumpai di Kota Semarang, belum lama ini.

Ia menjelaskan, berdasarkan Undang-Undang ASN, mulai tahun 2025 tidak boleh ada lagi pegawai di instansi pemerintah yang berstatus non-ASN.

BACA JUGA: BKD Tegaskan Efisiensi Tak Pengaruhi Kualitas Layanan ASN Jateng

Oleh sebab itu, DPD bersama DPR RI berupaya dan memastikan seluruh pegawai honorer di Jawa Tengah memperoleh kepastian status sebagai ASN.

“Undang-undang [ASN] itu kan sudah tidak boleh lagi di tahun 2025 ini ada pegawai di instansi pemerintah yang statusnya bukan ASN. Maka, tahun ini betul-betul kami bekerja keras agar memastikan di Jawa Tengah ini tidak lagi ada honorer atau non-ASN di instansi pemerintah,” tuturnya.

Muhdi mengatakan perjuangan itu telah menunjukkan hasil. Tahun ini, kata Mudhi, seluruh kategori tenaga honorer, mulai dari R1 hingga R4, bahkan sebagian daerah ada R5, akan diangkat setidaknya sebagai ASN paruh waktu.

“Alhamdulillah, setelah kami berjuang bersama-sama DPR dan sebagainya, tahun ini InsyaAllah semua kategori mulai R1, R2, R3, R4 bahkan R5 akan dapat pengangkatan sekurang-kurangnya sebagai ASN paruh waktu. Ini yang bagi kami sangat urgent,” katanya.

Tak hanya pengangkatan honorer jadi ASN, Muhdi soroti pelaksanaan Kopdes Merah Putih dan MBG di Jateng

Selain pengangkatan tenaga honorer, Muhdi juga menyoroti sejumlah program Presiden RI Prabowo Subianto yang masih memerlukan pengawasan serius. Antara lain seperti Koperasi Desa (Kopdes Merah Putih) dan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Yang kedua, bagaimana Kopdes Merah Putih itu bisa berjalan. Ini sekarang sedang kami lakukan upaya agar Kopdes Merah Putih yang sekarang di Jawa Tengah Ada sekitar 5.800 ya. Ternyata yang sudah mulai berjalan baru sekitar 10 persen,” ucap dia.

Menurutnya, lambatnya operasional Kopdes Merah Putih itu terjadi lantaran pencairan modal dari Himpunan Bank Milik Negara atau Himbara belum terealisasi.

Ia menilai, pemerintah perlu mempersiapkan sumber daya koperasi agar mampu mengelola dana ketika cair nanti.

BACA JUGA: Jam Kerja ASN Jateng Berkurang Selama Bulan Ramadan, BKD: Jadi 32 Jam Per Minggu

Lebih jauh, Muhdi menilai pelaksanaan program MBG juga perlu evaluasi. Ia menyoroti adanya kasus keracunan MBG di beberapa daerah, termasuk di Jawa Tengah.

“Kami juga sedang mengawasi secara serius tentang makan bergizi gratis yang bulan ini mengalami masalah. Walaupun [kasus di Jawa Tengah] tidak sebesar di Jawa Barat, tapi tetap terjadi di Jawa Tengah, dan bagi kami satu pun mestinya tidak boleh terjadi,” tegasnya.

Muhdi berharap adanya evaluasi menyeluruh agar setiap anak tidak hanya mendapatkan makanan bergizi, tetapi juga aman konsumsi.

“Kami berprinsip satu orang sudah terlalu banyak apalagi lebih dari satu. Tidak boleh terjadi lagi,” pungkasnya. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp