SEMARANG, beritajateng.tv – Ribuan orang memadati kawasan Kota Lama Semarang untuk menyaksikan parade kostum megah seni dan budaya. Semarang Night Carnival (SNC) 2023 dalam rangka Hari Jadi Ke-467 Kota Atlas, Jumat (19/5/2023).
Jalanan di kawasan yang di penuhi bangunan tua itu di sesaki lautan manusia yang ingin menyaksikan parade kostum megah, unik, dan eksentrik yang menjadi agenda tahunan Kota Semarang.
Parade SNC di mulai dari Taman Srigunting Kota Lama dan berakhir di Taman Titik Nol Kilometer Semarang. Sehingga pengunjung juga meluber hingga ke taman yang baru saja di bangun tersebut.
Lahan parkir yang ada di sekitar kawasan Kota Lama juga di padati kendaraan, sementara sejumlah ruas jalan juga di tutup. Seperti Jalan Cenderawasih, Jalan Inspeksi, dan Jalan Letjen Suprapto.
Para peserta SNC berbaris rapi dengan anggun memamerkan kostum-kostum andalannya sesuai tema yang di angkat. Yakni “The Luxury” yang memiliki arti kemewahan, keindahan, dan kenyamanan.
Masing-masing peserta terbagi dalam empat subtema, yakni Keris, Chandelier, Kipas, dan Lotus. Yang masing-masing merupakan keragaman budaya masyarakat yang ada di kawasan Semarang Lama.
Salah satu peserta SNC 2023, Nerys Ketzia Kusuma Ramadhani (16) mengaku senang. Bisa menjadi peserta dan mengikuti Semarang Night Carnival 2023 defile Chandelier.
Meski harus membawa kostum seberat 15 kilogram menyusuri sepanjang Jalan Letjen Suprapto kota lama Semarang hingga titik Nol Kilometer. Nerys sapaannya tetap profesional memamerkan kostumnya.
“Senang banget bisa ikut SNC 2023. Dulu pernah ikut Semarang Night Carnival namun karena pandemi hanya bisa di gelar di GOR Jatidiri. Sekarang bisa merasakan SNC lagi menyusuri kota lama,” ujar siswi Kelas X SMAN16 Semarang ini.
Parade Kostum Megah Semarakan SNC 2023
Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu menjelaskan bahwa subtema yang di angkat tersebut. Merupakan satu rangkaian mengangkat Semarang Lama, yakni Kota Lama, Pecinan, Kampung Melayu, dan Kauman.
“Saya sampaikan bahwa ada empat subtema yang menggambarkan kawasan Semarang Lama. Sehingga menjadi satu kolaborasi bagaimana keunggulan destinasi-destinasi ini,” kata Ita, sapaan akrabnya.
Tak hanya masyarakat, jajaran kepala organisasi perangkat dinas (OPD) pun turut menyemarakkan gelaran SNC. Dengan berlenggak lenggok berjalan mengenakan kostum sesuai subtema yang ditentukan.
“Seluruh OPD ikut pakai kostum mewakili (subtema, red.) Keris, Lotus, Kipas, ada juga Chandelier. Mereka saya minta ikut berpartisipasi. Kalau mereka tidak ikut berpartisipasi, bagaimana dengan masyarakat?” katanya.
Karena itu, kata dia, jajaran OPD harus memberikan contoh dengan ikut menyemarakkan SNC turun ke jalan. Mengenakan berbagai kostum karena dilombakan dan akan dipilih kostum yang terbaik.
Kemeriahan SNC kali ini, kata dia, karena sekaligus menjadi pembuka even “Semarak Jejaring Kabupaten/Kota (JejaKK) Kreatif”. Yang diinisiasi oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
Bahkan, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno juga terlihat menghadiri gelaran tersebut secara langsung.
“SNC memang agenda rutin tahunan Kota Semarang dalam rangka hari jadi, dikolaborasi jadi satu kegiatan dengan ‘Semarak Jejak Kreatif’. Sehingga Kota Semarang juga dipromosikan oleh Kemenparekraf,” katanya.
Sebagaimana di ketahui, Kota Semarang di percaya menjadi tuan rumah gelaran perdana. Semarak JejaKK Kreatif Indonesia 2023 yang berlangsung pada 19-21 Mei 2023 yang di ikuti 109 kabupaten/kota. (*)
Editor: Elly Amaliyah





