“Aset yang kita punya harus kita budayakan untuk menjadi sumber daya tarik wisata. Kita ingin Semarang punya identitas yang belum daerah lain miliki,” katanya.
Ia menambahkan bahwa persepsi masyarakat mengenai banjir di beberapa titik seperti Kaligawe harus segera ada pembenahan nmelalui perbaikan akses dan infrastruktur. Menurutnya, pemberitaan soal banjir dapat memengaruhi minat wisatawan sehingga perlu respons cepat.
“Berita tentang Semarang banjir itu harus kita hilangkan. Infrastruktur dan akses harus ada pembenahan agar wisatawan merasa aman,” ujarnya.
Selain pembenahan fisik, pemerintah juga harus memperkuat promosi wisata dengan melibatkan media.
“Promosi tidak bisa dilepaskan dari media. Dengan anggaran yang tidak besar, informasi bisa di akses lebih luas. Ini penting agar wisata Semarang semakin dikenal,” jelasnya. (*)
Editor: Elly Amaliyah





