SEMARANG, beritajateng.tv – Conclave adalah film terbaru arahan Edward Berger yang akan segera rilis di bioskop pada 26 Februari mendatang.
Film ini menyuguhkan cerita penuh ketegangan tentang proses pemilihan pemimpin Gereja Katolik, dengan Ralph Fiennes sebagai pemeran utama.
Ketika menonton film ini, kamu akan masuk ke dalam dunia politik Vatikan. Penasaran dengan ceritanya? Berikut ini sinopsis lengkapnya.
Sinopsis Film Conclave
Film ini menggambarkan para kardinal lebih sebagai politisi yang sangat menginginkan kekuasaan, dengan terlalu menekankan skandal dan manipulasi.
BACA JUGA: Anak Kunti Akhirnya Tayang di Bioskop, Begini Perbedaannya dengan Film Horor Lainnya
Alih-alih memberikan gambaran realistis tentang proses konklaf yang sesungguhnya, Conclave justru berubah menjadi thriller misteri ala Angels & Demons (2009) tanpa Tom Hanks.
Dengan durasi sekitar 2 jam, film ini terlalu fokus pada penyampaian pesan moral dan kritik terhadap gereja.
Momen puncak yang seharusnya menampilkan ledakan dramatis malah terasa datar dan kurang emosional.
Conclave mengisahkan tentang Kardinal Lawrence (Ralph Fiennes), yang menjabat sebagai kepala dewan kardinal.
Ia menghadapi tantangan besar setelah Paus meninggal dan ia diberi tanggung jawab untuk mengawasi konklaf, proses pemilihan Paus baru yang dilakukan secara tertutup.
Kardinal Lawrence digambarkan sebagai sosok tanpa ambisi pribadi, hanya menginginkan pemilihan yang adil dan menghasilkan Paus yang layak.
Namun, ia segera menyadari bahwa tugas ini jauh lebih kompleks dari yang ia bayangkan.
Para kardinal calon Paus ternyata membawa kepentingan masing-masing.
BACA JUGA: Terungkap! Berikut Unsur Politik yang Terkandung dalam Film Rahasia Rasa
Kardinal Tedesco (Sergio Castellitto) mewakili kelompok konservatif yang ingin mengembalikan gereja pada tradisi lama, sementara Kardinal Bellini (Stanley Tucci) adalah sosok progresif yang memperjuangkan hak-hak perempuan dan kaum LGBTQ+.
Selain mereka, ada Kardinal Tremblay (John Lithgow) dan Kardinal Adeyemi (Lucian Msamati) yang juga memiliki ambisi untuk merebut tahta suci.
Seiring berjalannya waktu, berbagai rahasia mulai terungkap. Para kardinal yang tampak penuh wibawa ternyata menyimpan berbagai keburukan tersembunyi.
Ketika proses pemilihan menemui jalan buntu, Kardinal Benitez (Carlos Diehz), yang misterius, mulai menarik perhatian. (*)





