BLORA, beritajateng.tv – Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Blora menggelar inspeksi mendadak (sidak) makanan di sejumlah pasar tradisional menjelang Hari Raya Idul Fitri, Rabu, 11 Maret 2026.
Sidak berlangsung di Pasar Sidomakmur, Blora. Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan beberapa makanan yang positif mengandung zat berbahaya.
Dalam kegiatan tersebut, petugas mengambil sejumlah sampel makanan yang menurut dugaan mengandung bahan berbahaya.
BACA JUGA: Wabup Blora Ingatkan Pengelola MBG Jangan Sampai Ada Lagi Komplain Menu: Pastikan Layak
Pemeriksaan itu menggunakan alat khusus dengan bantuan sinar ultraviolet (UV) untuk mendeteksi kandungan zat kimia berbahaya pada makanan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (PSDK) Dinas Kesehatan Daerah Blora, Diah Pusparini, mengatakan dari 11 jenis makanan yang diuji, tiga di antaranya dinyatakan positif mengandung formalin.
BACA JUGA: Harga Minyakita Melonjak, Bulog dan Satgas Pangan Turun ke Pasar Blora
“Tiga jenis makanan yang positif mengandung formalin yakni cumi kering, kerupuk warna-warni, dan bleng,” katanya.
Ia mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat membeli makanan di pasar, terutama menjelang Lebaran ketika permintaan bahan pangan meningkat.
BACA JUGA: Terobos Jalan Cor Basah, Agus Palon Blora Resmi Tersangka
Diah juga meminta masyarakat untuk tidak mengonsumsi makanan yang terindikasi mengandung zat berbahaya karena dapat membahayakan kesehatan.
Sidak makanan ini akan terus berjalan di sejumlah pasar tradisional di Blora guna memastikan makanan yang beredar aman masyarakat konsumsi. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





