BLORA, beritajateng.tv – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang pemerintah pusat gagas benar-benar terasa manfaatnya hingga ke pelosok Kabupaten Blora.
Saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di SMP Walisongo Ngawen, Bupati Blora, Arief Rohman, pun tersenyum melihat para santri lahap menyantap menu makan siang bergizi.
Dalam sidak yang berlangsung pada Sabtu, 4 Oktober 2025 itu hadir pula Forkopimcam Ngawen. Setibanya di lokasi, Bupati mendapat sambutan hangat dari K.H. Muh Badruddin, pengasuh Pondok Pesantren Walisongo.
BACA JUGA: Cegah Jajanan Berisiko, SMPN 39 Semarang Sinkronkan Kantin Sehat dan Program MBG
Mereka kemudian menuju aula tempat para siswa menikmati menu MBG yang telah dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ngawen 1 siapkan.
“Alhamdulillah enak, Pak! Kalau bisa porsinya tambah, hehe.… Terima kasih, Pak Presiden dan Pak Bupati,” ujar Sulthon, salah satu siswa yang tampak lahap menyantap nasi, galantin, sayur, salad buah, dan susu kotak.
Santri lainnya, Afriyani asal Todanan, mengaku senang karena menu MBG selalu berganti dan tidak membosankan. “Enak, bergizi, sehat. Setiap hari menunya beda. Terima kasih, Pak Presiden Prabowo, atas program yang keren ini,” ujarnya.
Pengasuh Pondok Pesantren Walisongo Blora nilai MBG bantu siswa-siswi di yayasannya
K.H. Muh Badruddin menilai program MBG ini sangat membantu siswa-siswi di bawah naungan yayasan yang ia pimpin.
“Selama sebulan berjalan, semua lancar. Menunya sehat-sehat, bergizi, dan anak-anak senang. Walaupun belum tentu wareg (kenyang) banget, tapi cukup. Kalau pengin wareg ya makan lagi,” katanya berseloroh yang disambut tawa hadirin.
Bupati Arief Rohman mengaku puas melihat pelaksanaan MBG di wilayah Ngawen. “Semuanya lahap, bahkan ada yang minta nambah. Ini bukti program MBG disambut baik di Blora. Terima kasih, Pak Presiden Prabowo Subianto, atas program luar biasa ini,” ucap Bupati.
BACA JUGA: Potensi Ikan Nila Salin dan Lele di Jateng Melimpah, DKP: Bisa Cukupi Kebutuhan Menu MBG
Ia pun memuji SPPG Ngawen 1 yang selalu menjaga standar gizi, kebersihan, dan variasi menu. “SPPG Ngawen 1 bisa jadi contoh. Mereka bahkan membuka kanal masukan lewat media sosial agar menu makin sesuai selera anak-anak,” tambahnya.
Hingga kini, 51 SPPG telah beroperasi di seluruh Kabupaten Blora. Arief menegaskan, Pemkab akan terus mengawal pelaksanaan MBG agar tepat sasaran dan sesuai standar.
“Kami juga buka hotline di nomor 0811-2655-601 untuk masyarakat yang ingin melaporkan penyimpangan MBG. Semua laporan akan langsung ditangani Satgas MBG Kabupaten,” tegasnya. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





