SEMARANG, beritajateng.tv – Siswa SMKN 10 Semarang melaksanakan pameran hasil karya pada Jumat, 19 Januari 2024. Hasil karya yang dipamerkan pun beragam. Mulai dari miniatur kerangka kapal, motor, hingga game buatan siswa.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Penjamin Mutu Sekolah Arimurti Asmoro menjelaskan, pameran kali ini menampilkan beragam produk hasil karya siswa dari berbagai kompetensi keahlian. Di antaranya dari jurusan Konstruksi Kapal Baja (KKB), Teknik Pemesinan Kapal (TPK), Teknik Bisnis Sepeda Motor (TBSM), dan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL).
“Seperti Teknik Pemesinan Kapal (TPK) memamerkan maket miniatur kapal karena memang berkenaan dari TPK memang salah satu program yang membekali anak-anak untuk memiliki kompetensi dalam pemeliharaan kapal, Konstruksi Kapal Baja (KKB) juga, itu salah satunya pemeliharaan badan kapal, ada drafter menggunakan autoCAD untuk merancang bagian kapal,” jelasnya kepada beritajateng.tv di sela pameran.
BACA JUGA: Kisah Martin Sitepu, Kepala Sekolah Semarang yang Lulus S2 dari Jualan Telur Asin
Arimurti merincikan, hasil karya siswa lainnya antara lain produk perawatan dan pemeliharaan sepeda motor, kebutuhan sehari-hari seperti kerangka pot bunga dan jemuran pakaian, hingga aplikasi berbasis teknologi seperti game dan alat presensi otomatis.
Adapun tujuan dari pameran ini, kata Arimurti, adalah sebagai salah satu bentuk apresiasi sekolah atas karya yang siswa hasilkan. Selain itu juga sebagai ajang belajar bersama dengan sesama SMKN di Kota Semarang.
Prospek cerah jurusan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL)
Lebih lanjut, Arimurti tak menampik jika banyak generasi muda yang saat ini tertarik pada jurusan di bidang teknologi informasi. Salah satunya karena prospek masa depan yang cerah dan peluang karier yang menjanjikan.
Sebagai salah satu SMKN di Semarang yang memiliki jurusan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL), Arimurti menyebut jika SMKN 10 Semarang berkomitmen dalam memberikan pengetahuan yang terbaik bagi siswa, salah satunya dengan meningkatkan kompetensi guru.
“Program pusat keunggulan SMKN 10 Semarang salah satunya adalah memagangkan bapak ibu guru. Jadi bapak ibu guru menguasai ilmu robotic, sehingga produk itu yang ditampilkan dan dipamerkan kepada beberapa sekolah yang juga memiliki RPL sehingga bisa membagikan ilmu-ilmu yang ada kepada sekolah-sekolah lain,” katanya.
Menurutnya, RPL menjadi salah satu jurusan yang prospektif seiring dengan perkembangan teknologi informasi yang semakin cepat. Oleh karenanya, tak heran jika salah satu resolusi SMKN 10 Semarang di 2024 dapat menciptakan lulusan RPL yang ahli di bidangnya.
BACA JUGA: Setengah Abad Sekolah Mataram Semarang: Perjalanan Berkarya di Dunia Pendidikan
“Di tahun 2023 tujuan SMKN 10 Semarang ingin naik kelas, kemudian tujuan SMKN 10 Semarang di tahun 2024 juara kelas. Artinya, SMKN 10 Semarang akan mengembangkan secara maksimal dari masing-masing kompetensi keahlian khususnya RPL. Sehingga mereka bosa betul-betul mengembangakn di dalam proses pembelajaran,” pungkasnya.(*)
Editor: Farah Nazila





