Politik

Soal RUU Perampasan Aset dan Pembatasan Uang Kartal, Bambang Pacul: Sangat Berat, Semua Harus Akuntabel

×

Soal RUU Perampasan Aset dan Pembatasan Uang Kartal, Bambang Pacul: Sangat Berat, Semua Harus Akuntabel

Sebarkan artikel ini
Bambang Pacul RUU
Ketua Komisi III DPR RI, Bambang ‘Pacul’ Wuryanto, saat ditemui di Kafe Basabasi, Condongcatur, Yogyakarta, Jumat, 14 Juni 2024 malam. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

“Gak ada lagi uang-uang gelap. Inilah yang kemudian dicita-citakan, tapi itu long term (jangka panjang). Rakyat kita benar-benar harus paham, kalau gak paham bisa-bisa salah,” tegas Bambang Pacul.

Sehingga, sosialisasi yang masif beserta anggaran memadai menjadi hal penting dalam perampungan RUU Perampasan Aset.

BACA JUGA: Sama-sama Masuk Bursa Pilgub Jawa Tengah 2024, Ini Kata Hendi tentang Sosok Bambang Pacul

“Harus benar-benar sosialisasi masif, maka harus ada anggaran di PPATK dan KPK. Syukur kalau itu ter-back up juga sama yang lain,” terangnya.

Anggaran tersebut, kata Pacul, akan difokuskan untuk konsolidasi sekaligus sosialisasi RUU Perampasan Aset ke khayalak luas.

“Untuk konsolidasi dan sosialisasi. Bahwa nanti akan terbit kaya gini [RUU Perampasan Aset], rapat dengar pendapat umum diperluas. Jangan pukul ke DPR saja, nanti DPR dikira jelek lagi,” tandasnya. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp