Sementara itu, tren elektabilitas juga terpengaruhi oleh tren popularitas para calon.
“Elektabilitas pasangan Andika-Hendi naik secara signifikan juga karena popularitasnya naik secara signifikan dari 60 ke 71 atau naik 11 poin. Sedangkan Ahmad Luthfi awarenessnya tidak bergerak atau stagnan di angka 67,” terangnya.
Kendati demikian, Deni mengingatkan bahwa untuk memprediksi pemenang dalam kontestasi Pilgub Jateng 2024 diperlukan selisih dua kali margin of error atau sekitar 5,8 persen yang pada saat ini belum tercapai.
Untuk itu, ia menyebut bahwa strategi para paslon Pilgub Jateng dalam memanfaatkan sisa waktu yang ada masih sangat menentukan. (*)
Editor: Farah Nazila




