SALATIGA, beritajateng.tv – Universitas Kristen Satya Wacana, Salatiga (UKSW) kembali membuka Satya Wacana International Scholarship (SWIS) untuk tahun ketiga.
Program beasiswa bagi mahasiswa internasional ini menjadi bagian strategi utama UKSW dalam membangun ekosistem pendidikan multikultural.
Selain itu juga untuk meningkatkan daya saing global sekaligus memperkuat atmosfer akademik internasional di UKSW Salatiga.
Menurut Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Kealumnian UKSW, Prof Yafet Yosafat Wilben Rissy, kehadiran mahasiswa internasional memberi dampak strategis.
Khususnya bagi atmosfer akademik kampus, dengan terbangunnya interaksi lintas budaya di ruang kelas maupun dalam aktivitas kampus lainnya.
Sehingga semakin memperkaya perspektif civitas academica serta menumbuhkan nilai toleransi dan kolaborasi internasional dan global.
Maka SWIS bukan sekadar program beasiswa, tetapi juga menjadi komitmen UKSW untuk menghadirkan pendidikan tinggi yang relevan secara global.
“Tentunya dengan berpijak pada nilai kemanusiaan,” ujarnya, dalam konferensi pers peluncura SWIS tahun 2026, di Kampus UKSW, Kota Salatiga, Senin, 19 Januari 2026 sore.
BACA JUGA: Pilkada Lewat DPRD, Pakar UKSW Ingatkan Risiko Turunnya Kepercayaan Publik
Direktur Direktorat Kerja Sama UKSW, Dr Dian Toar Y Getroidester Sumakul menambahkan, di tahun pertama (2024), tercatat ada lebih dari 50 pendaftar dari berbagai negara.
Dari jumlah tersebut, UKSW menerima lima mahasiswa internasional yang berasal dari Timor Leste, Rwanda, Madagaskar, Sudan Selatan, dan Uganda.
Tingginya minat terhadap program ini terlihat pada peningkatan pelaksanaan SWIS di tahun kedua atau tahun 2025 yang mencatat ada 924 pendaftar.
Setelah melalui proses seleksi, sebanyak 18 mahasiswa internasional terpilih sebagai penerima program beasiswa mahasiswa internasional ini.
Mereka berasal dari sembilan negara, yakni Bangladesh, Gambia, Ghana, India, Korea Selatan, Madagaskar, Mesir, Myanmar dan juga asal Timor Leste.
“Sehingga, saat ini ada 23 mahasiswa ibternasional penerima SWIS yang berasal dari 13 negara dan telah mengambil studi di kampus UKSW,” lanjut Dian.
Mahasiswa penerima SWIS, tambahnya, bisa memilih 11 program studi di tingkat Sarjana, 10 program studi Magister (S2) dan empat program studi di tingkat Doktoral (S3).
Berbeda dari tahun- tahun sebelumnya, lanjut Dian, SWIS 2026 juga membuka kesempatan bagi mahasiswa internasional jenjang Doktor (S3).
Pendaftaran SWIS 2026 dibuka mulai 10 Januari – 20 Februari 2026. “Terbuka bagi calon mahasiswa dari seluruh negara, kecuali Indonesia,” tambahnya.
Sejumlah mahasiswa internasional merasakan langsung iklim akademik dan sosial yang inklusif dan terbangun dengan baik di kampus UKSW.
Salah satunya adalah Amrin Shaikh, mahasiswa Magister Sistem Informasi Fakultas Teknologi Informasi (FTI) yang berasal dari negara India.
Menurutnya, pengalaman berkuliah di UKSW memberinya ruang untuk berkembang secara akademik maupun secara sosial.
“Teman- teman di sini sangat ramah dan terbuka dengan kehadiran mahasiswa internasional. Sehingga sangat mendukung untuk belajar,” jelasnya.
Sementara itu, Sint Thae Mar, mahasiswa Magister Manajemen Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) asal Myanmar, memberi alasan mengambil program SWIS.
BACA JUGA: Kisah Eyang Narto Jaga Keragaman Flora di UKSW Salatiga, Lestarikan 150 Spesies Tanaman
Ia mengaku, sebelumnya memang sempat mendapat tawaran beasiswa dari negara lain, China. Tetapi ia lebih memilih Indonesia di UKSW Salatiga.
Karena dari sisi sosial dan budaya, Indonesia dengan Myanmar –menurutnya– tidak berbeda jauh dan Indonesia juga punya banyak tempat yang indah.
“Ketika saya sampai di UKSW, saya merasakan keindahan Indonesia. Berkumpul dengan teman dari berbagai daerah membuat saya ingin mengekplorasi Indonesia lebih lagi,” tegasnya.
Sedangkan Arony Aina Rojotiana, mahasiswa asal Madagaskar menuturkan, selama berkuliah di UKSW tidak merasakan perlakuan yang berbeda.
“Dosen juga mengajar dengan baik dan mudah dipahami,” ungkap mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) UKSW tersebut. (*)





