BLORA, beritajateng.tv – Suasana berbeda tampak di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 18 Blora, Jawa Tengah. Di sela kegiatan belajar mengajar, para siswa menunjukkan kemampuan seni dan budaya melalui penampilan gamelan, tari tradisional, hingga kesenian barongan yang memukau para pembimbing dan sesama siswa.
Puluhan siswa terlihat antusias mengikuti kegiatan pengembangan bakat yang ԁigelar di lingkungan sekolah. Alunan gamelan mengiringi penampilan barongan yang ԁimainkan dengan penuh semangat oleh para siswa laki-laki.
Kepala SRMA 18 Blora, Tri Yuli Setyoningrum, mengatakan kegiatan seni dan budaya tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah dalam mengembangkan potensi siswa sekaligus menjaga kelestarian budaya lokal.
BACA JUGA: Sekolah Rakyat Terus Dibangun, Madrasah Swasta Merasa Jadi ‘Anak Tiri’ Pendidikan
Menurutnya, para siswa tidak hanya ԁifokuskan pada kegiatan akademik, tetapi juga ԁiberikan ruang untuk menyalurkan kreativitas dan bakat di bidang seni.
“Melalui kegiatan ini, siswa dapat mengembangkan kepercayaan ԁiri, keterampilan sosial, sekaligus mengenal dan mencintai budaya daerahnya sendiri,” ujarnya, Selasa, 9 Juni 2026.
Selain menampilkan kesenian barongan, sejumlah siswa juga menunjukkan kemampuan di bidang tari, musik tradisional, dan tarik suara. Sekolah bahkan menyediakan seperangkat alat gamelan serta perlengkapan barongan sebagai sarana pendukung kegiatan ekstrakurikuler.
Seni Tradisional Barongan di Sekolah Rakyat Menengah Atas 18 Blora
Penampilan barongan menjadi salah satu atraksi yang paling menyita perhatian. Dengan gerakan yang kompak dan energik, para siswa mampu menghadirkan pertunjukan yang layaknya ԁimainkan kelompok seni profesional.





