Selang dari kejadian yang kakaknya alami, ternyata sang adik kembali mengenal seorang pria yang berbeda. Kasus yang sama, awalnya pelaku mengajak main ke angkringan hanya saja mampir ke rumahnya.
Di rumahnya tersebut sang pelaku juga melakukan hal yang sama dengan cara pemaksaan terhadap korban. Kejadian tersebut terus berulang hingga berjumlah kurang lebih belasan orang, hanya saja sang adik lebih banyak mengalami.
Anehnya, ternyata pelaku yang melecehkan sang adik pertama kali menerima uang dari para pelaku berikutnya. Dari situlah korban menyimpulkan bahwa dirinya tengah pelaku jual kepada para teman-temannya.
Para korban kakak adik tersebut berharap semua pelaku bisa mendapatkan hukuman yang setimpal. (*)





