PURWOREJO, beritajateng.tv – Kasus viral pemerkosaan kakak adik di Purworejo kini akhirnya mulai ada titik terang. Pasalnya, identitas belasan pelaku dalam kasus tersebut akhirnya terungkap.
Bahkan salah satu dari mereka yang tengah menjalani tes DNA kepada anak yang lahir dari sang adik bernisian D kini berhasil jadi sorotan.
Berlangsungnya tes DNA tersebut guna membuktikan anak yang lahir dari krban merupakan darah dagingnya. Hal itu karena banyaknya pelaku yang melecehkan korban sehingga anak tersebut masih tanda tanya merupakan darah daging siapa.
BACA JUGA: Gerebek Habib Nizar Asal Magelang Saat Ngamar Bareng Istri Pelayar, Begini Akhir Kasusnya
Kasus Pemerkosaan di Purworejo
Berikut ini beberapa identitas pelaku yang berhasil korban ungkap kepada publik,
Pertama yaitu pemuda berinisial D yang kini melecehkan A dan K. Pelaku tersebut kemudian menjual korban yang berinisial A kepada temannya yang berinisial T.
Pelaku dengan inisial T kemudian melakukan pemerkosan sembari mengancam korban. Selanjutnya pemudia inisial F mendekati korban A hingga memerkosanya di pos kamling desa.
Masih kasus pemerkosaan hanya saja dengan yang berbeda yaitu kali ini berinisial T menyekap korban selama 3 hari. Selama penyekapan tersebut, pelaku melakukan pemerkosaan terhadap korban sebanyak 10 kali.
Pemuda dengan berinisial D yang masih beda orang kini melakukan pemerkosaan terhadap korban berinisial K. Dan pemuda dengan inisial F dan V juga melakukan hal yang sama hingga akhirnya para warga memergoki kejadian tersebut.
BACA JUGA: Tak Disangka, Begini Ternyata Kronologi Kasus Pemerkosaan Kakak Adik di Purworejo
Begitupun dengan korban yang berinisial A dan tengah dekat dengan seorang pemuda berinisial A hingga mereka pacaran. Sayangnya, kedekatan tersebut justru membuat mental A terancam lantaran kasus yang sama kembali ia alami.
Sementara identitas pelaku lainnya kini belum korban kenali, hanya saja mereka yakin bahwa para pelaku tersebut merupakan teman satu geng pemuda yang berinisial D. Sampai saat ini penyidikan masih terus berlanjut oleh pihak berwajib.





