SEMARANG, beritajateng.tv – Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo angkat suara terkait sindirian yang terlontar dari Bakal Calon Presiden (Bacapres) Koalisi Perubahan untuk Persatuan, Anies Rasyid Baswedan.
Menyinggung soal tanggapannya terkait Anies yang menurut dugaan menyindirnya karena mengunggah foto saat lari di Gelora Bung Karno (GBK) beberapa waktu silam, Ganjar memberi jawaban singkat.
“Ya iya, foto upload aja kalau punya,” ungkap Ganjar kepada wartawan usai menghadiri Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jateng, Senin (22/5/2023).
Enggan menanggapi sindirian itu lebih lanjut, Gubernur yang menjabat selama 2 periode lamanya itu langsung meninggalkan wartawan.
BACA JUGA: Sapa Pendukung di Gelaran Pidato Kebangsaan, Anies Baswedan: Saya Bukan Lari-lari untuk Posting Foto
Anies Sindir Ganjar di Hadapan Relawannya Sendiri
Sindiran ini terlontar dari Anies saat ia berpidato di hadapan relawannya. Dalam pidatonya, ia mengklaim bahwa ia datang ke banyak tempat tanpa adanya kamera, tanpa siapa pun menemani, dan tanpa adanya media.
“Saya datang ke banyak tempat tanpa kamera, tanpa media, tanpa ditemani siapa-siapa. Sering kali saya datang sendirian, saya masuk ke suatu tempat,” ujar Anies dalam pidatonya di hadapan kelompok relawannya di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Minggu (21/5/2023).
“Saya bukan lari-lari untuk posting foto, ya, saya lagi mendengarkan, mendengarkan suara mereka. Saya ketemu dengan ibu-ibu, bapak-bapak yang memiliki keinginan masa depan anak-anaknya lebih baik,” imbuh Anies.
Sebagai informasi, kegiatan jogging bacapres usungan PDIP Ganjar Pranowo di GBK pada Minggu (30/4/2023) tengah menjadi polemik.
Pasalnya, sebagian warganet menuding kegiatan lari pagi Ganjar itu sebagai agenda settingan lewat pengerahan massa ke GBK.
“Niatnya cuma mau lari pagi, tapi malah jadi seperti ini. Sehat-sehat terus ya teman-teman,” ujar Ganjar lewat akun Twitter @ganjarpranowo, Minggu (30/4/2023).
Unggahan Ganjar yang ia sertai foto-fotonya di antara ratusan massa di GBK itu terkesan bahwa kegiatan itu terjadi secara spontan.
Hingga kemudian sebagian warganet mengungkap adanya undangan yang tersebar kepada relawan. Salah satunya oleh akun Facebook Thomas Djunianto pada Jumat (29/4/2023). Undangan tersebut tersebar tepat dua hari sebelum ia melakukan aktivitas lari pagi di GBK. (*)
Editor: Mu’ammar Rahma Qadafi




