“Perbaikannya gak sesuai prosedur kalau hanya di tutup aspal bisa retak lagi. Harusnya disesuaikan dengan retakannya, lalu di grooting kemudian dicek dibawahnya. Kalau tidak ada masalah, baru diaspal lagi. Harus dicek bawahnya, dirapatkan oleh bidang Bina Marga dan PT Prabu,” Kata Suwarto. (*)
Editor: Farah Nazila





