Pendidikan

Tegaskan Tak Boleh Jual Seragam, Disdikbud Jateng Cegah Profit Oriented di Sekolah Negeri

×

Tegaskan Tak Boleh Jual Seragam, Disdikbud Jateng Cegah Profit Oriented di Sekolah Negeri

Sebarkan artikel ini
seragam sekolah | penahanan ijazah
Kepala Disdikbud Jateng Uswatun Hasanah di kantornya, Rabu sore 12 Juli 2023. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Pungutan di lingkungan satuan pendidikan saat ini tengah menjadi sorotan. Jelang tahun ajaran baru, sekolah dilarang jual seragam ke orangtua siswa baru.

Kepala Disdikbud Jateng Uswatun Hasanah mengatakan, Kemendikbud tegas melarang sekolah memang menjual seragam. Tak hanya itu, sekolah pun tidak boleh memberi arahan kepada setiap siswa baru untuk membeli seragam pada lokasi atau pedagang tertentu.

BACA JUGA: Sekolah di Blora Kekurangan Murid, Begini Curahan Hati Kepala Sekolah

“Seragam menjadi tanggung jawab orang tua untuk membeli dimana saja. Yang penting seragamnya kalau SMA ya putih abu-abu,” terangnya, Rabu 12 Juli 2023.

Selain tak ingin memberatkan orang tua siswa, aturan tegas ini dapat meningkatkan pendapatan masyarakat, khususnya pedagang seragam sekolah secara tidak langsung.

“Itu juga membantu menghidupkan perekonomian sekitar, seperti UMKM atau toko di kota masing-masing. Mereka bebas memilih. Jadi tidak ada pengkondisian beli pada satu tempat. Seragam ini kan kebijakan dari pusat, bukan dari Pemprov Jateng. Itu juga masuk koridor pelanggaran ketika sekolah menjual seragam,” imbuhnya.

BACA JUGA: Video Penjualan Seragam Sekolah Meningkat 100 Persen

Lebih lanjut, pihaknya memberi kebebasan kepada seluruh orang tua siswa untuk membeli seragam sesuai dengan pilihan masing-masing. Dengan catatan, seragam sesuai dengan aturan satuan pendidikan masing-masing.

“Prinsipnya kita beri kemerdekaan kepada orang tua untuk membeli seragam anak. Misalnya, ibu-ibu mau memilih yang lebih murah silakan. Agar tidak terjadi profit-oriented di satuan pendidikan,” pungkasnya. (*)

Editor: Ricky Fitriyanto

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp