Olahraga

Tekad Nurisa Dian usai Juarai Panahan di Asian Games, Ingin Bangun Tempat Latihan di Semarang

×

Tekad Nurisa Dian usai Juarai Panahan di Asian Games, Ingin Bangun Tempat Latihan di Semarang

Sebarkan artikel ini
Atlet panahan Nurisa Dian Ashrifah peraih medali emas nomor compound individual putri Asian Games 2026 saat berkunjung ke Gedung Rektorat Udinus, Senin, 12 Oktober 2026. (Yuni Esa Anugrah/beritajateng.tv)
Atlet panahan Nurisa Dian Ashrifah peraih medali emas nomor compound individual putri Asian Games 2026 saat berkunjung ke Gedung Rektorat Udinus, Senin, 12 Oktober 2026. (Yuni Esa Anugrah/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Perolehan medali emas cabang olahraga (cabor) panahan di Asian Games 2026 Jepang, membuka keinginan baru bagi Nurisa Dian Ashrifah. Atlet asal Kota Semarang tersebut ingin membangun lapangan panahan di Kota Lumpia.

Peraih medali emas nomor compound individual putri pada Asian Games 2026 itu berharap memiliki tempat latihan yang lebih dekat dengan rumah. Bagi Nurisa Dian, keberadaan lapangan panahan di Semarang memiliki arti tersendiri.

“Karena ingin ada tempat latihan yang dekat rumah sih kalau bisa. Carinya lokasi di daerah Semarang atas,” katanya di Gedung Rektorat Universitas Dian Nuswantoro (Udinus), Senin, 12 Oktober 2026.

Keinginan tersebut, kata Nurisa Dian, juga berpotensi memberikan manfaat bagi atlet panahan lain yang membutuhkan fasilitas latihan.

BACA JUGA: Taklukkan Audisi Umum 2026, Sembilan Atlet Muda Raih Beasiswa Bulutangkis Plus Gabung PB Djarum

Dengan tempat latihan yang lebih mudah jangkauannya, dia berharap semakin banyak atlet bisa mengembangkan kemampuan dan menekuni olahraga panahan.

Nurisa Dian juga memiliki keinginan lain dari bonus yang dia terima. Sebelum merealisasikan rencana membangun fasilitas latihan panahan di kota asalnya.

Atlet yang akrab disapa Hani itu juga berencana menggunakan bonus Rp3 miliar untuk memberangkatkan sang ibu ke Tanah Suci.

“Bonusnya Insya Allah saya pertama-tama mau umrahin ibu dulu. Kalau bisa sekalian haji,” katanya.

BACA JUGA: Emil Audero, Tinggalkan Klub Taipan Indonesia, Relakan Liga Champions

Medali Emas Itu Berawal dari Ekskul Panahan saat SD

Perjalanan Hani hingga meraih emas Asian Games 2026 di Jepang tidak berlangsung dalam waktu singkat. Ketertarikannya terhadap panahan bermula ketika masih duduk di bangku sekolah dasar dan melihat kegiatan ekstrakurikuler olahraga tersebut.

Rasa penasaran mendorongnya mencoba berlatih. Karena merasa senang, dia kemudian bergabung dengan klub panahan dan mulai menekuni olahraga itu sejak berusia 13 tahun.

“Awal terjun panahan karena penasaran saat SD kebetulan ada ekskul panahan. Akhirnya coba [latihan] rasanya seru, jadi gabung ke klub karena suka,” bilang Hani.

BACA JUGA: Nurisa Dian Ashrifah, Atlet Panahan asal Semarang Jemput Emas Bersejarah Asian Games 2026

Kecintaan terhadap panahan kemudian membawanya mengikuti berbagai kejuaraan hingga mampu bersaing di tingkat internasional. Sebelum mencatatkan prestasi di Asian Games 2026, Nurisa telah meraih medali emas nomor compound individual putri pada SEA Games 2025 di Thailand.

Dalam pertandingan final SEA Games tersebut, Hani mengalahkan wakil Singapura dengan skor 142-140. Dia juga menyumbangkan satu medali emas dan satu perunggu dari nomor beregu.

Perjalanan Hani di Asian Games 2026 kembali menghadirkan tantangan. Salah satu lawan yang paling dia waspadai berasal  India yang telah mengoleksi dua medali emas sebelum pertandingannya berlangsung.

“India itu lawan terberatnya. Jadi saya waktu main, sudahlah nothing to lose saja gitu,” ucapnya.

BACA JUGA: Antara Emil Audero dan Maarten Paes, 2 Kiper Utama Timnas Indonesia Mana Paling Mahal?

Pada partai final, Hani berhadapan dengan pemanah Filipina, Amaya Amparo Cojuangco. Pertandingan berlangsung ketat hingga akhirnya Nurisa menang dengan skor 139-137.

Kemenangan itu sekaligus mengantarkan Indonesia meraih emas kelima di Asian Games 2026. Perolehan tersebut membuat kontingen Merah Putih melampaui target awal empat medali emas.

Target Berikutnya Tiket Olimpiade Los Angeles 2028

Meski baru saja menorehkan prestasi besar, Hani tidak ingin berhenti pada keberhasilan di Asian Games. Atlet berusia 20 tahun itu kini mengarahkan fokus untuk mengejar tiket Olimpiade Los Angeles 2028.

BACA JUGA: Tinggalkan Malaysia, Update Ranking FIFA Indonesia usai Ukir Sejarah Juara Asean Cup 2026

Perjalanan menuju Olimpiade akan berlanjut melalui rangkaian kualifikasi pada 2027. Hani berharap bisa melewati tahapan tersebut dan mendapat kesempatan mewakili Indonesia di ajang olahraga terbesar dunia.

“Kalau untuk tahun depan (targetnya) mungkin untuk dapat tiket Olimpiade. Semoga juga bisa ikut Olimpiade tahun 2028,” katanya berharap.

Untuk mempersiapkan diri, Hani berencana meningkatkan intensitas latihan. Termasuk memperkuat ketahanan fisik dan menjalani latihan beban di luar program pemusatan latihan nasional (pelatnas).

BACA JUGA: Salatiga Tuan Rumah 12 Cabor Porprov Jateng 2026, Bidik Prestasi dan Dampak Ekonomi

Selama ini, dia menjalani latihan panahan mulai pukul 08.00 WIB hingga 15.00 WIB. Setelah sesi latihan utama, aktivitas berlanjut dengan latihan ketahanan fisik atau gym hingga sekitar pukul 17.00 WIB.

Sebelum memasuki rangkaian kualifikasi Olimpiade, Hani juga punya jadwal mengikuti Asia Cup di China pada November 2026. Selain itu ASEAN University Games di Malaysia, pada Desember 2026.

Di tengah padatnya jadwal latihan dan pertandingan, dia mengatakan tetap berusaha menyelesaikan pendidikan sarjana. Karena lebih banyak menjalani pemusatan latihan di Jakarta, Hani mengikuti perkuliahan secara daring.

“Di samping atlet, saya juga tetap mementingkan pendidikan paling tidak sampai S1 untuk masa depan,” katanya.

Dukung Mahasiswa Atlet

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Udinus, Prof. Kusni Ingsih, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan mahasiswanya meraih emas Asian Games 2026. Menurutnya, prestasi tersebut menjadi kebanggaan bagi kampus sekaligus catatan penting bagi olahraga panahan Indonesia.

BACA JUGA: Tuntas Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Alihkan Fokus ke Piala Asia 2027, Ini Jadwal dan Lawannya

“Luar biasa, akhirnya Nurisa Dian membawa kebanggaan untuk Udinus dan untuk Indonesia. Karena pecah telur ya panahan kita mendapat medali emas di Asian Games ini,” katanya.

Kusni mengatakan, Hani merupakan satu dari sekitar delapan atlet Udinus yang berlaga di Asian Games 2026. Selain panahan, atlet lainnya juga tampil dalam sejumlah cabang olahrag. Di antaranya tenis meja, panjat tebing, menembak, dan bola voli. (*)

Editor: Diaz A Abidin

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp