SEMARANG, beritajateng.tv – Anggur Shine Muscat adalah jenis buah yang menarik perhatian banyak pecinta buah. Rasa yang khas dan teksturnya yang lembut membuat buah ini sangat laku di pasaran.
Namun, belakangan ini, warganet ramai membahas tentang kandungan pestisida dalam buah ini, dengan banyak berita negatif yang mengungkapkan penemuan zat berbahaya. Berikut ini beberapa dampak buruk bagi tubuh jika mengkonsumsinya.
Bahaya Mengkonsumsi Anggur Shine Muscat
Gangguan Imunitas
Mengonsumsi makanan yang mengandung pestisida dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh, sehingga membuat tubuh lebih rentan terhadap penyakit dan infeksi. Sistem kekebalan tubuh yang lemah tentunya dapat berdampak negatif pada kesehatan dalam jangka panjang.
BACA JUGA: Dorong Peningkatan Kesejahteraan Petani di Blora, Pertamina EP Cepu Field Gelar Pelatihan Pertanian Organik
Gangguan Hormonal
Sebagian pestisida mengandung senyawa yang berfungsi sebagai pengganggu endokrin, yang berarti dapat mengganggu keseimbangan hormon dalam tubuh.
Paparan terhadap zat-zat ini dapat menyebabkan masalah kesuburan, gangguan perkembangan pada anak, obesitas, serta meningkatkan risiko penyakit seperti diabetes dan gangguan metabolik lainnya.
Itulah beberapa dampak negatif bagi tubuh apabila mengkonsumsi buah anggur yang mengandung pestisida.
Masalah Pencernaan
Makanan yang mengandung pestisida dapat menyebabkan iritasi pada saluran pencernaan, menimbulkan gejala seperti mual, muntah, dan diare. Dalam kasus yang lebih serius, hal ini bisa mengakibatkan kerusakan pada hati dan ginjal.
Gangguan Sistem Saraf
Akumulasi pestisida dalam tubuh dapat merusak sistem saraf dan memicu gejala neurologis seperti hilangnya ingatan, gangguan motorik, kecemasan, depresi, serta kerusakan saraf yang serius.
Risiko Kanker
BACA JUGA: Ramai Anggur Shine Muscat Diduga Terpapar Zat Bahaya, Ini Dampaknya bagi Kesehatan
Beberapa pestisida mengandung bahan kimia yang bersifat karsinogenik, yang berarti zat tersebut dapat meningkatkan risiko kanker atau memicu pertumbuhan sel kanker.
Paparan jangka panjang terhadap pestisida telah dikaitkan dengan beberapa jenis kanker, seperti leukemia, kanker prostat, dan kanker payudara.





