SEMARANG, beritajateng.tv – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengaku pihaknya sudah menerjunkan tim untuk membantu percepatan pemulihan akses jalan antardesa di Gemawang yang terputus total akibat longsor pada Jumat, 2 Januari 2026 malam.
Saat beritajateng.tv jumpai di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, pada Kamis, 8 Januari 2026, Luthfi menyebut sudah menerima laporan dari Bupati Temanggung.
Ia mengungkap, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah pun sudah menerjunkan tim asistensi ke lokasi.
“Sudah dari kita sudah dapat [laporan]. Bupati sudah lapor kita, sudah ada tim asistensi dari provinsi yang datang ke sana,” jawabnya singkat.
BACA JUGA: Viral Video Zikir di Candi Prambanan, Pemprov Jateng Ingatkan Prinsip Empan Papan dan Toleransi
Luthfi memastikan, perbaikan jalan itu akan selesai secepatnya.
“[Targetnya selesai] secepatnya, kita lakukan perbaikan,” pungkasnya.
Bupati Temanggung ungkap aktivitas sekolah akibat jalan yang terputus
Sementara itu, Bupati Temanggung Agus Setyawan menginstruksikan percepatan pemulihan akses jalan antardesa di Kecamatan Gemawang yang terputus total. Hal ini akibat bencana tanah longsor dengan mengerahkan alat berat.
Agus mengatakan, langkah tersebut agar mobilitas warga dan aktivitas pelajar di wilayah terdampak tidak lumpuh berkepanjangan.
Longsor tersebut memutus jalur penghubung Desa Ngadisepi, Desa Kemiriombo, dan Desa Gemawang.
Ia menyebut, dua unit alat berat berupa backhoe dan alat pemadat material dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Temanggung telah dikerahkan ke lokasi.
Alat tersebut untuk mempercepat pengerjaan trase jalan di Dusun Seseh, Desa Ngadisepi. Tepatnya di ruas Jalan Dalangan-Gemawang agar segera dapat difungsikan kembali.
“Aktivitas sekolah terganggu, begitu pula denyut ekonomi harian warga, karena jalur transportasi utama terputus total. Saya pastikan pembenahan trase jalan yang melintasi Jembatan Seseh dipercepat agar segera bisa terlalui,” ujar Agus, Rabu, 7 Januari 2026, seperti beritajateng.tv kutip dari Antara.





