“Angka stunting memang kecil disini, tapi tadi saya lihat ada ibu muda yang sudah punya empat anak, ini harus diedukasi agar tetap bisa menjaga gizi anak-anaknya agar tidak stunting dan ekonomi jangan sampai menurun,” tuturnya.
Nantinya juga akan ada demo masak makanan untuk mencegah stunting atau Dahsat, tes kesehatan juga pemberdayaan masyarakat.
Bersama Dinas terkait seperti Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Semarang, Dinas Kesehatan, Disdalduk KB ikut menuntaskan permasalahan stunting dan masalah kesehatan masyarakat di Kudu.
Pihaknya juga akan mengajak warga untuk mengikuti pelatihan mulai dari sektor perikanan, pertanian, UMKM hingga ketahanan pangan.
“Harapannya nanti setelah program TMMD ini selesai warga di rusunawa bisa mandiri dan bisa menjaga ketahanan pangan mereka sehingga kesejahteraan terwujud,” pungkas Ita. (Ak/El)





