SEMARANG, beritajateng.tv – Halaman kantor Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo penuh sesak oleh massa. Ratusan orang membawa spanduk protes bertuliskan ‘Menolak Pergantian Murah Tanah Musnah’ yang mereka tujukan kepada Ganjar, Senin, 31 Juli 2023.
Pantauan beritajateng.tv, rombongan yang datang dari Bendono, Kecamatan Sayung, Demak itu mulai memadati Jalan Pahlawan pukul 09.15 WIB. Puluhan polisi tampak berjaga untuk mengamankan aksi.
Warga menolak uang ganti rugi (UGR) pembebasan lahan mereka untuk Tol Semarang-Demak dengan mekanisme tanah musnah. Koordinator aksi, Ardianto Abas meneriakkan nama Ganjar, namun pemimpin yang mereka tunggu-tunggu itu tak kunjung menemui mereka.
BACA JUGA: Komentari Gimik Politik Serba Jokowi, Deputi Bappilu DPP Demokrat: Apa yang Orisinal dari Ganjar?
Jokowi pernah berjanji ganti skema penggantian tanah musnah
Dalam orasinya, Abas juga menyebut bahwa Presiden RI Joko Widodo pernah berjanji mengganti skema pembebasan lahan bagi tanah musnah.
“Hapuskan skema penghitungan penggantian tanah musnah dengan mengganti skema pengadaan tanah bagi pembangunan untuk kepentingan umum sesuai janji Presiden Jokowi,” serunya saat berorasi.
Tuntutan penghapusan skema penghitungan tanah musnah harapannya dapat beralih ke skema pengadaan tanah bagi pembangunan untuk kepentingan umum.
Tak hanya itu, mereka juga menuntut skema penggantian sebesar 30 persen dari harga pasar. Warga Bendono menginginkan skema ganti rugi yang layak dan adil sesuai UU No 2 Tahun 2012.
“Segera lakukan pembayaran uang ganti rugi bagi masyarakat Semarang yang telah ditetapkan dalam musyawarah,” tegas Abas.
BACA JUGA: Ganjar Punya Tiga PR Penting, Pengamat: Blusukan di Pasar Jakut, Jangan Merasa Sudah Jadi Presiden!
Kepala Desa Bendono, Agus Salim turut hadir dalam aksi demonstrasi itu. Lengkap mengenakan seragam dinas, Agus menyebut pihaknya tegas akan terus menolak Perpres dan melindungi warganya.
“Saya mengawal warga aksi demo damai ini di depan gedung Gubernur yang intinya mereka menyampaikan bahwa Perpres itu mereka tidak berkenan. Mereka menolak, hak-haknya harus dilindungi dan diperhatikan. Harus segera untuk diganti untung yang akan terlintasi tol Semarang-Demak,” paparnya.
Berlangsung kondusif, aksi demonstrasi usai saat memasuki pukul 12.30 WIB. Melalui unjuk rasa ini, warga Bendono berharap mendapat imbalan yang pantas dan semestinya. (*)
Editor: Mu’ammar Rahma Qadafi





