Jateng

Tunggu Mediasi Resmi, SMAN 11 Semarang Tegaskan Kasus Konten Porno AI Ditangani Disdikbud-DP3AP2KB

×

Tunggu Mediasi Resmi, SMAN 11 Semarang Tegaskan Kasus Konten Porno AI Ditangani Disdikbud-DP3AP2KB

Sebarkan artikel ini
Konten Porno AI
Kepala SMAN 11 Semarang, Rr Tri Widiyastuti, saat ditemui di sekolah pada Senin, 20 Oktober 2025. (Yuni Esa Anugrah/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Kepala SMAN 11 Semarang, Rr Tri Widiyastuti, akhirnya buka suara terkait kelanjutan penanganan kasus penyebaran konten porno berbasis kecerdasan buatan (AI) oleh salah satu alumni, Chiko Radityatama Agung Putra.

Ia menegaskan bahwa kasus ini sudah resmi dalam penanganan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah bekerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Jawa Tengah.

“Kami mohon doanya agar masalah ini segera selesai. Saat ini sudah ditangani oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah bersama DP3AP2KB. Kami dari pihak sekolah juga memohon dukungan dan doa dari semua pihak,” ujarnya saat beritajateng.tv temui usai apel dan mediasi di SMAN 11 Semarang pada Senin, 20 Oktober 2025.

Menanggapi tuntutan sejumlah siswa yang meminta audiensi terbuka dengan terduga pelaku, Chiko, Tri menegaskan bahwa pihaknya masih menunggu keputusan dan arahan dari dinas terkait.

BACA JUGA: SMAN 11 Semarang Bergejolak, Siswa Unjuk Rasa Tuntut Transparansi Kasus Konten Porno AI Chiko

“Tadi semuanya sudah didengarkan dan kami masih menunggu proses selanjutnya dari dinas dan DP3AP2KB,” jelasnya singkat.

Ia menekankan bahwa langkah sekolah saat ini adalah mengikuti arahan resmi instansi berwenang, sembari memastikan situasi di lingkungan sekolah tetap kondusif.

Terkait keputusan sebelumnya yang melakukan klarifikasi tertutup dengan Chiko, Tri menjelaskan bahwa pengambilan hal itu atas dasar kehati-hatian dan koordinasi.

“Itu kami ambil karena berhati-hati dan sudah berkoordinasi dengan dinas juga,” tegasnya.

Tri menolak untuk membeberkan detail isi klarifikasi tersebut, mengingat proses hukum masih berjalan dan semua langkah harus berjalan sesuai prosedur.

“Cukup, terima kasih. Mohon doanya agar semuanya bisa segera selesai,” tutupnya tergesa.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah terjun tangani kasus konten porno AI Chiko SMAN  11 Semarang

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah, Syamsudin Isnaini, menegaskan bahwa pihaknya telah turun langsung ke SMAN 11 Semarang untuk menjaga agar proses pembelajaran tetap kondusif di tengah kasus yang menyita perhatian publik ini.

“Kami memastikan kegiatan belajar tetap berjalan dengan baik. Jangan sampai kasus ini membuat anak-anak tidak tenang,” ujar Syamsudin.

Ia juga menjelaskan bahwa Dinas Pendidikan dan Kebudayaan bersama DP3AP2KB membuka layanan trauma healing dan pendampingan hukum bagi korban, termasuk yang berstatus alumni.

“Baik siswa aktif maupun alumni yang menjadi korban akan mendapat pendampingan. Kami juga berkoordinasi dengan LBH untuk memberikan bantuan hukum,” tambahnya.

BACA JUGA: Pakar Hukum Sebut Polisi Bisa Jemput Pembuat Konten Porno AI SMAN 11 Semarang: Tanpa Laporan Korban

Menurut Syamsudin, proses hukum terhadap kasus Chiko masih berjalan dan semua pihak diminta menahan diri agar penanganan dapat dilakukan secara objektif dan sesuai ketentuan hukum.

“Kami tidak ingin gegabah. Semua akan berproses sesuai aturan agar tidak menimbulkan polemik baru,” ujarnya.

Sementara itu, DP3AP2KB memfasilitasi pertemuan antara korban, sekolah, dan pendamping hukum untuk memastikan langkah selanjutnya.

“Kami ingin anak-anak tenang dan paham bahwa ini proses hukum yang ada tahapannya. Kami juga berharap mereka membantu mendorong korban untuk melapor,” jelas Ema, Kepala DP3AP2KB. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp