Uncategorized

Turut Konser Persahabatan ‘Senyawaku Ada Untukmu’, Joharini Bawakan Genre Musik Kroncong Folk

×

Turut Konser Persahabatan ‘Senyawaku Ada Untukmu’, Joharini Bawakan Genre Musik Kroncong Folk

Sebarkan artikel ini
Senyawaku Ada Untukmu
Joharini, Tyok Satrio, dan Alfa Beta Melalui Konser Persahabatan 'Senyawaku Ada Untukmu' di Radjawali Cultural Center Semarang, Senin, 21 Agustus 2023 malam. (Fadia Haris Nur Salsabila/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Grup musik Joharini, penyanyi Tyok Satrio, dan musisi Alfa Beta tampil memukau dalam Konser Persahabatan ‘Senyawaku Ada Untukmu’ di Radjawali Cultural Center Semarang, Senin, 21 Agustus 2023 malam.

Para penonton yang memadati performance hall tampak menikmati persembahan ketiganya yang berlangsung selama 1,5 jam tersebut.

Suguhan konser dimulai oleh penampilan grup musik asal Yogyakarta, Joharini. Merupakan peserta pada ajang pencarian bakat Indonesia’s Got Talent 2023, Joharini datang mengusung genre baru bernama krofol yaitu perpaduan antara musik kroncong dengan folk.

BACA JUGA: Ratusan Pelajar Meriahkan Konser Kemerdekaan RI di Taman Indonesia Kaya Semarang

Menggunakan baju jadul khas tahun 80-an, Joharini membuka penampilan dengan lagu berjudul “Jikalau” dari Naiff. Setelah itu, mereka membawakan lagu-lagu original mereka, salah satunya berjudul “Senyawaku”.

Setelah Joharini membawakan empat lagu, selanjutnya giliran Tyok Satrio dan Alfa Bintang yang berkolaborasi menghibur penonton.

Sama seperti Joharini, Tyok Satrio juga seorang penyanyi asal Yogyakarta yang namanya melambung usai mengikuti ajang pencarian bakat X Factor. Salah satu lagunya yang berjudul “Ada Untukmu” bahkan sempat ia nyanyikan langsung di hadapan Rossa kala itu.

Sementara itu, Alfa Bintang merupakan musisi muda asli Kota Semarang. Berbeda dengan Joharini dan Tyok Satrio, Alfa merupakan maestro muda yang unjuk gigi di dunia orkestra.

Kecintaan akan musik dan persahabatan antar ketiganya dalam konser ‘Senyawaku Ada Untukmu’

Seusai konser, Natan Dewabrata, salah satu personil Joharini menjelaskan, bahwa grup musiknya memang sengaja mengusung konsep krofolk atau perpaduan antara kroncong folk. Menurutnya, genre krofolk merupakan sesuatu yang unik dan berbeda dari kebanyakan grup musik lainnya.

“Krofolk itu lawas-lawasnya orang barat ditambah lawasnya orang Indonesia, jadi generasi muda yang menilai keroncong musik lama, kita kemas lagi dengan suasana anak muda,” jelasnya.

Senada dengan Natan, Dika juga menyebut sejatinya semua genre musik memiliki penggemarnya masing-masing. Hanya saja, keroncong dan folk memiliki kesan yang lebih lawas dan luwes.

“Semua musik adalah baik, keroncong dengan folk kita menyebut itu lawas tapi luwes,” imbuhnya.

BACA JUGA: Krisdayanti-Nidji Hibur Ribuan Penonton Konser Pemuda Jawa Tengah

Selanjutnya, sesuai tema konser yaitu konser persahabatan, nyatanya Tyok Satrio dan Alfa Bintang merupakan teman satu kelas ketika mengenyam pendidikan di Sekolah Menengah Musik (SMM) Yogyakarta. Beberapa personel Joharini juga alumnus SMM Yogyakarta.

Mengusung judul “Senyawaku Ada Untukmu” yang merupakan gabungan lagu antara Joharini dan Tyok Satrio, konser tersebut nyatanya memang menjadi wadah mengenang persahabat antara ketiganya saat di bangku sekolah dulu.

“Beberapa personel Joharini ada yang kakak kelas dan juga adik kelas kita di Sekolah Menengah Musik (SMM) Yogyakarta, jadi ini memang kolaborasi persahabatan,” tutup Tyok. (*)

Editor: Mu’ammar Rahma Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp