Organisasi PBB untuk Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan (UNESCO) memberikan pengakuan terhadap 22 desa/kelurahan di Indonesia yang dinilai siaga dan kompeten dalam menghadapi bencana tsunami.
Dari 22 desa tersebut, sebanyak 12 desa baru menerima pengakuan pada November 2024, dan 10 desa pada 2022-2023 silam.
Lebih lanjut, berikut ini peran pemerintah dalam mendukung kesiapsiagaan desa siaga tsunami:
- Membangun jalur evakuasi, papan informasi, dan tempat evakuasi di daerah rawan tsunami;
- Mengadakan pelatihan dan simulasi bencana dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat;
- Memperkuat sistem peringatan dini dengan teknologi terbaru; dan
- Mengedukasi masyarakat mengenai bahaya tsunami, tanda awal dan cara evakuasi yang aman. (ant)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





