SEMARANG, beritajateng.tv – Cabang olahraga barongsai Jawa Tengah (Jateng) tampil sebagai juara umum babak kualifikasi PON 2024 yang berlangsung di Pluit Village, Jakarta, 19 hingga 20 Agustus 2023.
Pada kesempatan itu, total sebanyak 348 atlet dari enam provinsi di wilayah Pulau Jawa unjuk gigi adu ketangkasan dalam kompetisi barongsai Pra PON Zona B.
Enam provinsi Pulau Jawa yang turut berlaga antara lain DKI Jakarta sebagai tuan rumah, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Banten dan DI Yogyakarta.
Mempertandingkan tujuh nomor yaitu Barongsai Taolu Bebas, Barongsai Tradisional, Pekingsai Taolu Bebas, Pekingsai Kecepatan, Naga Taolu Bebas, Naga Kecepatan, dan Naga Halang Rintang, kontingen Jateng berhasil menjadi juara umum setelah unggul satu perunggu atas tuan rumah DKI Jakarta.
BACA JUGA: Jadi Tuan Rumah Pra-PON Cabor Sepatu Roda, Jateng Berambisi Kembali Raih Kejayaan Sewaktu PON 2004
Kedua provinsi sebetulnya sama-sama meraih 2 emas dan 2 perak. Namun, Jateng memiliki tambahan satu perunggu, sedangkan tuan rumah tanpa perunggu. Satu medali perunggu tersebutlah yang kemudian membawa Jateng menjadi juara umum.
“Kami bersyukur bisa mengalahkan DKI di kandangnya,” kata ketua Pengprov FOBI (Federasi Olahraga Barongsai Indonesia) Jateng, Handojo Salim Santoso seusai penyerahan medali.
Handojo menerangkan, perolehan dua emas Jateng datang lewat nomor Pekingsai Kecepatan oleh atlet-atlet Kota Tegal. Sedangkan nomor Naga Halang Rintang teraih oleh Arhanudse Semarang. Sementara itu, dua perak dari nomor Naga Taolu dan Naga kecepatan, serta perunggu dari nomor Pekingsai Taolu.
Pertama kali barongsai jadi pertandingan di PON 2024
Lebih lanjut Handojo turut menjelaskan, bahwa dari tujuh nomor yang jadi pertandingan, total empat nomor atau empat emas terborong oleh kontingen Jawa Tengah dan DKI Jakarta.
Posisi ketiga ialah Jawa Barat dengan raihan 1 emas, 2 perak, 2 perunggu. Posisi keempat, Banten dengan 1 emas, 1 perak, 1 perunggu. Kelima yaitu DIY 1 emas, dan terakhir Jatim dengan 3 perunggu.
BACA JUGA: Perolehan Medali Emas Sepatu Roda Porprov Merata, Bona Ventura: Semoga Jateng Berjaya di PON 2024
Sementara itu, Ketua Umum PB FOBI, Edy Kusuma, dalam kesempatan lain menyebut bahwa cabor Barongsai pertama kali jadi pertandingan dalam PON Aceh-Sumut mendatang. Oleh karena itu, ia berharap atlet yang berpartisipasi dapat menjunjung tinggi sportivitas untuk meraih posisi terbaik.
“Ini pertama kalinya cabor Barongsai dipertandingkan di PON. Ini tonggak sejarah. Untuk itu saya mengajak semua pihak menjadikan momentum ini menjadikan FOBI kebanggaan Indonesia,” terangnya. (*)
Editor: Mu’ammar Rahma Qadafi





