Seperti kerajinan tangan lainnya yang membutuhkan seni tinggi, Piliani mengaku sulit mencari karyawan. Bahkan, produk dengan tingkat kesulitan tinggi seperti tas masih Piliani kerjakan sendiri.
“Tas masih aku sendiri, makanya temen-temen aku ajarin bikin tasnya, kalau gelang dan gantungan kunci banyak yang bisa, tapi kalau tas ini memang butuh pemahaman, effort, dan kerapian yang detail,” ucapnya.
Dalam satu minggu, Piliani bisa membuat satu hingga dua buah tas jinjing. Sedangkan untuk aksesoris simpel seperti gelang, ia bisa membuat 40 gelang hanya dalam waktu tiga hari.
“Kalau yang sudah terbiasa, menyelesaikan kerajinan seperti tempat pensil atau keranjang hampers cuma memakan waktu 1-2 jam saja,” ujar Piliani.
Saat ini, beberapa mahasiswa Undip tengah membantu Piliani dalam menciptakan produk-produk kerajinan tangan Craftonesia. Ia juga secara rutin mengisi pelatihan demi mengajak lebih banyak orang dalam memanfaatkan limbah koran bekas. (*)
Editor: Mu’ammar Rahma Qadafi





