“BPBD Kabupaten Tegal menelusuri dari hulu ke hilir bila ada dampak lanjutan untuk permukiman di hilir,” sambung Bergas.
BACA JUGA: Waspada Libur Nataru! Destinasi Wisata Guci di Tegal Kini Tersapu Banjir Bandang
Lebih jauh, BPBD Jawa Tengah juga menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada laporan korban, baik dari pengunjung maupun warga sekitar kawasan wisata Guci.
Adapun seluruh area yang terdampak telah diamankan dan dipasangi pembatas untuk mencegah aktivitas masyarakat masuk ke zona berbahaya.
Bergas mengungkap, penutupan kawasan Pancuran 13 berlangsung sambil menunggu asesmen teknis lanjutan terkait kondisi bangunan, aliran air, serta potensi risiko bencana susulan. BPBD juga mencatat bahwa potensi hujan masih dapat terjadi di wilayah sekitar lokasi kejadian.
Oleh sebab itu, BPBD mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk mematuhi penutupan kawasan wisata Guci serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dan bencana hidrometeorologi, khususnya di wilayah pegunungan dan daerah aliran sungai. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





