SEMARANG, beritajateng.tv – DPC PDI Perjuangan (PDIP) Wonosobo berharap Ketua DPD PDIP Jateng pengganti Bambang “Pacul” Wuryanto mampu membawa partai banteng tersebut menang dalam pertempuran elektoral 2029 mendatang.
Ketua DPC PDIP Wonosobo sekaligus Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, mengungkap PAC dan DPC Wonosobo telah mengusulkan total enam nama calon Ketua PDIP Jawa Tengah.
Enam nama tersebut ialah cucu Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri sekaligus Anggota DPR RI, Pinka Haprani, Ketua DPRD Jawa Tengah sekaligus Sekretaris PDIP Jawa Tengah, Sumanto, dan Anggota DPR RI, Sofwan Dedy Ardyanto.
Kemudian Ketua DPC PDIP Kota Semarang Hendrar Prihadi alias Hendi, Ketua DPC PDIP Wonogiri Joko Sutopo alias Jekek, dan Eko Susilo.
“Dari PAC, kalau enggak salah, yang diusulkan ada Mbak Pinka, Pak Sofwan, terus Pak Sumanto. Tambahan tiga orang dari DPC itu Mas Hendi, Mas Jekek, sama Mas Eko Susilo ya,” ungkap Afif saat dihubungi via panggilan WhatsApp, Sabtu, 13 September 2025 sore.
BACA JUGA: Agustina Wilujeng Benarkan Masuk Penjaringan Ketua PDIP Jateng: Usulan Terbanyak Mbak Pinka
Afif pun mengungkap alasan DPC Wonosobo mengusulkan tiga nama tersebut. Ketiga tokoh yang DPC usulkan, yakni Hendi, Jekek, dan Eko Susilo, dianggap energik dan putra terbaik PDIP Jawa Tengah.
“Itu kan putra-putra terbaik ya, Mas Hendi Ketua DPC, mantan wali kota, sekarang di LKPP. Mas Jekek Ketua DPC dan kemarin bupati dua periode, senior kan? Masih muda, energik. Sekarang anak muda lah kita beri ruang untuk jadi pemimpin masa depan, mengelola partai,” terangnya.
Pihaknya pun membenarkan Pinka Haprani yang banyak kader di tingkat PAC usulkan. Kendati begitu, khusus PAC Wonosobo, suara Pinka Haprani dengan dua kader yang diusulkan lainnya yakni Sofwan dan Sumanto berimbang.
“Ya kalau Mbak Pinka dapat suara banyak, sama dengan Pak Sofwan, sama dengan Pak Manto juga, karena PAC yang ngusulkan kan, berarti kan suaranya berimbang sama toh,” sambungnya.
Afif berharap ketua DPD PDIP Jateng anyar bisa “ngemong” dan rebut kembali Jateng 1 tahun 2029 mendatang
Afif menegaskan, tugas PAC dan DPC hanya mengusulkan nama. Namun, keputusan akhir siapa yang akan menjadi pengganti Bambang Pacul tetap berada di tangan DPP dan Megawati selaku Ketum PDIP.
Kendati begitu, Afif berharap sosok yang terpilih mampu merangkul seluruh kader PDIP se-Jawa Tengah dan mempertahankan perolehan kursi legislatif di DPRD Provinsi dan kabupaten/kota.
“Siapa pun yang dapat tugas untuk jadi Ketua DPD bisa ngemong yang jelas. Bisa mempertahankan perolehan kursi di tingkat provinsi, pusat maupun kabupaten/kota,” jelas Afif.
Afif menambahkan, PDIP punya pekerjaan rumah besar, yakni merebut kembali Jateng 1 atau posisi gubernur dan memenangkan Pilpres di Jawa Tengah.
Oleh sebab itu, kata Afif, kriteria utama ketua DPD yang terpilih adalah mampu ngemong atau merangkul dan membaur dengan jajaran struktural di bawah.
BACA JUGA: Ungkap Nama Calon Ketua PDIP Jateng, Sumanto: Ada Pinka Haprani hingga Andika Perkasa
Kata Afif, mempertahankan status Jawa Tengah sebagai kandang banteng pun menjadi tugas berat Ketua PDIP Jawa Tengah nantinya.
“Sebagaimana Ibu Ketum perintahkan, bahwa pengurus partai harus sering turun ke bawah. Harus ada lompatan strategi bahwa Jateng itu kan kandang banteng, itu harus kita pertahankan, tantangan yang begitu berat, tugasnya juga berat,” sambungnya.
Pihaknya memastikan, siapa pun yang menerima tugas DPP PDIP sebagai Ketua DPD PDIP Jawa Tengah akan seluruh kader DPC Wonosobo dukung penuh.
“Prinsip kami saat siapa pun yang Ketua Umum beri tugas, kami akan seratus persen loyalitas menindaklanjuti perintah,” tegasnya.
Nama Pinka Haprani mencuat, Afif sebut kader biologis dan ideologis
Lebih lanjut, Afif juga menanggapi kemungkinan jika Pinka Haprani yang mendapat kepercayaan menjadi Ketua PDIP Jawa Tengah. Menurutnya, seluruh kader tetap harus loyal mendukung keputusan tersebut.
“Wah, iyalah [tetap loyal]. Mbak Pinka itu kan orang biologisnya Ibu Ketum, apalagi anak muda. Kalau saya kan kader ideologis. Kalau Mbak Pinka kan kader biologis dan ideologis, dua-duanya lebih komplit,” kata Afif.
Ia menilai, saat ini anak muda justru perlu beroleh ruang untuk memimpin. Energi dan semangat baru ia sebut penting untuk menghadapi tantangan politik yang semakin kompleks.
“Kalau menurut saya saatnya anak-anak muda dapat kesempatan untuk memimpin partai, sehingga dengan energi dan semangat baru, banyak ide dan gagasan baru. Di era sekarang ini yang tuntutannya begitu dahsyat, tantangannya begitu berat pula,” ujarnya.
Afif pun menekankan bahwa regenerasi di tubuh PDIP Jawa Tengah tetap harus berjalan. “Kalau kami cenderung anak-anak muda ini itu harus dapat kesempatan untuk menjadi pimpinan,” pungkasnya. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi




