Dalam cerita tersebut, siswa kelas X-1 kompak memakai kostum tradisional dan berlakon bak di masa lampau. Jalan ceritanya pun sangat rapi. Kemudian, properti yang lengkap. Di akhir penampilan, salah satu siswa berharap, drama kolosal Ki Ageng Pandanaran dapat mengingatkan generasi muda akan asal-usul pendiri Kota Semarang (*).
Editor: Andi Naga Wulan.





