SEMARANG, beritajateng.tv – Video dugaan aksi debt collector menghadang rombongan keluarga asal Temanggung di Kota Semarang viral di media sosial usai unggahan akun TikTok @storemee pada 26 Mei 2026 viral. Dalam video tersebut terlihat cekcok antara penumpang mobil dengan sejumlah pria yang dugaan kuat hendak menarik kendaraan secara paksa.
Rombongan keluarga dari Temanggung saat itu datang ke Semarang untuk menghadiri wisuda dan hendak menuju studio foto sebelum akhirnya dihentikan di tengah jalan.
Dalam video yang beredar, keluarga tersebut mengaku hanya menyewa mobil rental sehingga tidak mengetahui persoalan administrasi maupun status pembayaran kendaraan tersebut.
“Kalau ada apa-apa langsung ke kantor polisi, saya dari Temanggung kalau ada urusan sama pemiliknya, masalahnya ini bukan mobil saya, bukan lari, ayo ke polres, saya ikuti mobil kamu, saya yang nyetir,” ujar sopir dalam rekaman video.
Penumpang juga sempat mempertanyakan dasar penghentian kendaraan yang sejumlah pria tersebut lakukan.
Salah satu pria yang mengaku dari finance, menyebut kendaraan itu memiliki masalah pembayaran sejak 2023.
“Ini unit ada masalah paymentnya dari 2023 enggak bayar,” ujar pria tersebut.
BACA JUGA: Polisi Bongkar Korupsi Kredit BPR Purworejo, Modus Debitur “Topengan” Rugikan Negara Rp41,3 Miliar
Usai terjadi perdebatan, kedua pihak akhirnya sepakat menuju Polrestabes Semarang untuk menyelesaikan persoalan tersebut.
Kasi Humas Polrestabes Semarang Kompol Riki Fahmi Mubarok membenarkan kejadian dalam video viral itu memang terjadi dan langsung tertangani pada hari yang sama. Ia mengatakan peristiwa itu terjadi pada Sabtu, 23 Mei 2026 lalu.
“Saya dapat laporan dari piket terkait untuk video viral tadi itu memang kejadian tersebut betul adanya,” ujar Riki saat beritajateng.tv hubungi melalui panggilan WhatsApp pada Jumat, 29 Mei 2026.
Ia menjelaskan, setelah kejadian itu pengemudi berinisial N bersama pihak yang melakukan penghentian kendaraan sepakat datang ke Polrestabes Semarang.





