“Ingatlah penghuni makam sangat senang jika sanak saudaranya berkunjung langsung. Ini jangan dibisnisin,” tulis akun @bagusardhiansyah10.5.
“Pentingnya mengajarkan anak ttg agama” tulis akun @mufidha_moeslem.
Fenomena jastip nyekar ini menunjukkan bagaimana tradisi dan kebutuhan masyarakat terus berkembang mengikuti zaman, meski tetap memunculkan perdebatan dari sisi nilai dan budaya. (*)





