SEMARANG, beritajateng.tv – Seorang pegawai perempuan di sebuah SPBU di Kota Semarang mengalami kekerasan fisik. Peristiwa tersebut terjadi saat seorang pria yang mengendarai motor sport putih berpelat merah H 6279 XH mengisi bahan bakar.
Kejadian berlangsung pada Selasa, 19 November pagi, tepatnya di SPBU depan Akpol Semarang. Rekaman CCTV memperlihatkan pelaku sempat memanggil perempuan berjilbab pegawai SPBU.
Setelah itu, pelaku mendekati petugas laki-laki dan mendorongnya sebelum akhirnya memukul kepala petugas perempuan tadi. Beberapa petugas mencoba menghentikan aksi pelaku, namun pelaku segera melarikan diri.
BACA JUGA: Biosolar Tersedia Dekat, SPBUN Mojo Dongkrak Produktivitas Nelayan
Menurut Brasto Galih Nugroho, Area Manager Communication, Relations, & Corporate Social Responsibility Jawa Bagian Tengah PT Pertamina Patra Niaga, insiden ini bermula ketika petugas mengarahkan pengendara untuk menggunakan BBM nonsubsidi. Hal ini sesuai aturan bagi kendaraan berpelat merah.
“Pengendara tersebut justru melakukan kekerasan dengan memukul kepala petugas perempuan yang bertugas. Imbauan petugas sudah benar karena pelat merah harus menggunakan BBM nonsubsidi,” ujar Brasto, Rabu, 20 November 2024.
BACA JUGA: Video Isi BBM dengan Mesin Menyala, Mobil Terbakar di SPBU
Hasil pengecekan menunjukkan pelat nomor kendaraan pelaku tidak sesuai dengan data aslinya.
“Pelat tersebut ternyata digunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Kami sangat menyayangkan kejadian ini. Konsumen seharusnya mematuhi aturan yang berlaku, terutama terkait penggunaan BBM nonsubsidi,” tegas Brasto.
BACA JUGA: Pertamina Beri Sanksi SPBU di Jateng-DIY Jika Tak Patuhi Aturan Penyaluran BBM Bersubsidi
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Gajahmungkur, Ipda Bunawi, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah mendatangi lokasi untuk meminta keterangan saksi.
“Korban masih syok akibat kejadian ini dan akan memeriksakan diri ke dokter sebelum membuat laporan resmi,” jelas Bunawi. (*)





