Viral

Viral! Protes Proyek Tak Transparan, Pria di Blora Ini Bolak-balik Lintasi Jalan Cor Basah

×

Viral! Protes Proyek Tak Transparan, Pria di Blora Ini Bolak-balik Lintasi Jalan Cor Basah

Sebarkan artikel ini
pria blora viral
Foto tangkap layar pria di Blora, Jawa Tengah, bolak-balik lintasi jalan yang baru dicor. (Heri/beritajateng.tv)

BLORA, beritajateng- tv – Video seorang pria mengendarai sepeda motor melintasi jalan yang baru dicor dan masih basah di Blora, Jawa Tengah, viral di media sosial. Aksi tersebut memicu polemik hingga berujung laporan ke polisi.

Dalam video amatir yang beredar, pria tersebut tampak melintas bolak-balik di atas jalan cor basah.

Ia juga terlihat marah-marah di sebuah pos jaga proyek.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Desa Palon, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora, pada Jumat, 20 Februari 2026.

Pria tersebut diketahui bernama Agus Sutrisno, warga setempat. Ia mengaku melakukan aksi tersebut sebagai bentuk protes terhadap proyek pembangunan jalan kabupaten di desanya.

BACA JUGA: Ledek Rachel Vennya “Vermak” Hingga Viral, Ini Profil Lengkap Ananda Zhafira

Menurut Agus, proyek yang bersumber dari APBD itu ia nilai kurang transparan.

Karena itulah ia nekat melintasi jalan yang baru dicor meski kondisinya masih basah.

“Saya hanya ingin mempertanyakan transparansi proyek ini. Kalau sudah transparan ya monggo kerjakan,” ujar Agus dalam keterangannya, Sabtu 21 Februari 2026.

Namun, pihak kontraktor membantah tudingan tersebut.

Pengawas proyek dari pihak CV pelaksana, Hermawan Susilo, menyatakan proyek sudah berjalan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku.

Hermawan menilai aksi yang Agus lakukan, ia sengaja dan berpotensi merusak hasil pekerjaan.

“Proyek ini sudah sesuai prosedur. Tindakan tersebut jelas merugikan karena di lakukan saat kondisi cor masih basah,” kata Hermawan.

Atas kejadian itu, pihak CV pelaksana proyek melaporkan Agus ke Polres Blora.

BACA JUGA: Fakta-fakta SEAblings Viral X: Awal Mula ‘War’ Netizen Indonesia vs Korea Selatan

Kasat Reskrim Polres Blora AKP Zaenul Arifin membenarkan adanya laporan tersebut. “Ya, ini masih dalam proses penyelidikan,” jawabnya singkat.

Meski terjadi insiden tersebut, pembangunan jalan sepanjang 500 meter itu terpastikan tetap berjalan sesuai kontrak kerja dan targetnya rampung dalam tiga bulan ke depan. (*)

Editor: Farah Nazila