MAGELANG, beritajateng.tv – Viral seorang remaja ditangkap dan diamuk massa karena menjadi terduga pelaku begal motor oleh warga Rejosari, Bandongan, Kabupaten Magelang.
Video penangkapan remaja tersebut viral di media sosial. Salah satu akun pengunggah, @berita.magelang menuliskan;
“Begal Motor Tertangkap Warga di Dusun Kajoran, Rejosari, Bandongan, Magelang. Malam ini Senin 5 Mei 2025. Kronologi. Sore tadi Korban sedang nongkrong di jembatan baru ngembik.
Datang pelaku menawarkan ingin memberi knalpot kepada korban dengan syarat harus mengambil kerumah Merasa senang akan dapet kenalpot, korban ngeboncengin dengan pelaku menuju rumah pelaku.
BACA JUGA: Viral Kecelakaan Maut di Pantura Pati: Istri Tewas Tercebur ke Sungai Usai Tabrakan Bus dan Motor
Namun di tengah perjalanan korban di paksa memberikan motornya dan mengancam dengan menempelkan sajam (celurit kecil) di leher korban
Akhirnya korban berhenti. Turun dari motor dan mendorong motor ke selokan sambil teriak begal begal Warga banyak datang ke lokasi, pelaku panik kemudian kabur. Namun akhirnya pelaku bisa ditangkap oleh warga,” tulis keterangan dalam unggahan tersebut, seperti beritajateng.tv kutip pada Selasa, 6 Maret 2025.
Kapolres Magelang Kota AKBP Anita Indah Setyaningrum mengutarakan, peristiwa penangkapan begal motor itu terjadi pada Senin malam, 5 Mei 2025.
Sebelum itu, sekitar pukul 16.45 korban berinsial RW, 13 sedang nongkrong di jembatan Ngembik.
“Lantas, pelaku datang menawarkan ingin memberi knalpot kepada korban,” ujarnya, Selasa 6 Mei 2025.
Hanya saja, syaratnya harus mengambil ke rumah pelaku.
Korban pun tergiur dengan tawaran tersebut dan mengendarai sepeda motor Suzuki Smash nopol AA 3843 QK. Dengan posisi korban membonceng dan pelaku sebagai pengendara.
Sesampainya di sebuah warung di Dusun Bakalan, korban merasa curiga.
BACA JUGA: Terpental, MC Dangdut Meninggal Dunia usai Kecelakaan dengan Truk Dump di Pati
Kemudian, korban meminta kepada pelaku untuk bertukar posisi sebagai pengendara dan melanjutkan perjalanan. Sampai di simpang 3 Dusun Karang, korban diminta oleh pelaku untuk berbelok.





