SEMARANG, beritajateng.tv – Walikota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti meminta beberapa revisi peraturan daerah (Perda) untuk pengelolaan sampah ke DPRD Kota Semarang.
Hal ini Agustina sampaikan saat acara Musyawarah Nasional (Munas) VI Asosiasi DPRD Kota Seluruh Indonesia (ADEKSI) 2025 di Patra Hotel and Convention Semarang.
“Kita akan minta beberapa revisi (Perda) untuk pengelolaan sampah baik dari hulu maupun dari hilir supaya sampah terkendali,” kata Agustina.
BACA JUGA: BPS: Okupansi Hotel Bintang 1-3 di Semarang Justru Naik Di Tengah Efisien Anggaran
Selain itu, revisi yang akan pihaknya lakukan yakni mekanisme pengelolaan sampah dari hulu ke hilir. Mekanisme proses pengelolaannya bisa dipercepat, sehingga hasilnya akan bisa cepat terlihat.
“Lalu revisi tentang proses pengawasan anggaran ini perlu ada perbaikan,” jelasnya.
Selain itu, dalam pengolahan sampah di TPA Jatibarang juga akan di ajukan persetujuan dari DPRD Kota Semarang agar lebih ringkas dan lebih baik lagi.
Untuk besarnya anggaran yang Pemkot Semarang keluarkan dalam pengelolaan sampah. Agustina mengaku APBD Kota Semarang cukup besar sehingga tidak ada masalah untuk di alokasikan lebih pada pengelolaan sampah.
“Kalau fiskal Kota Semarang besar. Tentu ada hal-hal yang bisa di kurangi untuk bisa di distribusi ke pengelolaan sampah,” terangnya.
Menurutnya, untuk wilayah perkotaan seperti Semarang, pengelolaan sampah menjadi perhatian khusus. Apalagi Semarang sempat berstatus sebagai kota darurat sampah.
“Sehingga apapun ini tidak bisa dibiarkan sebegitu saja harus ada penanganan tindak lanjut. Perubahan kebijakan dan tentu berpengaruh pada distribusi anggaran,” tandasnya. (*)
Editor: Elly Amaliyah





